Senin, 30 April 2018 13:51 WITA

PDIP Beberkan Strategi Jelang Pileg dan Pilpres 2019

Editor: Abu Asyraf
PDIP Beberkan Strategi Jelang Pileg dan Pilpres 2019
Ketua DPP PDIP Arif Wibowo menghadiri Rakerda di Makassar, Senin (30/4/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - PDIP membeberkan strategi yang akan digunakan untuk meningkatkan raihan suara pada setiap event politik, terutama Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.

Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni buka strategi saat konferensi pers di sela-sela Rapat Kerja Daerah V DPD PDIP Sulsel di Hotel Grand Clarion, Makassar, pada Senin (30/4/2018).

RPG, sapaannya mengutarakan, PDIP akan mengubah pola pemenangan. Seperti pengangkatan saksi di tiap TPS. 

"Kita mengubah dari cara tradisional ke cara yang modern. Kalau dulu saksi itu hanya dibentuk atas dasar kebutuhan pileg dan pilpres, tapi nantinya saksi itu dijadikan sebagai kader dan sifatnya permanen untuk semua kontestasi politik," papar RPG, dalam acara yang bertajuk "Pola Pembangunan Berdikari Untuk Indonesia Raya"

Khusus PDIP yang ada di Sulsel, RPG menegaskan, pihaknya sudah siap untuk hal itu. Makanya, kata RPG, PDIP akan berjuang memenangkan seluruh kandidatnya, baik pada Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019.

Sementara Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional DPP PDIP Arif Wibowo mengatakan, ada dua jalan yang akan ditempuh untuk mewujudkan kemenangan pada Pileg dan Pilpres 2019.

"Dua jalan itu yaitu jalan ideologis dan jalan elektoral," ungkap anggota DPR RI tersebut.

PDIP Beberkan Strategi Jelang Pileg dan Pilpres 2019

Ia menjelaskan, jalan ideologis yang dimaksud ialah, bagaimana partai dapat bekerja secara gotong royong untuk melakukan pembinaan kepada rakyat. Utamanya terjun langsung ke masyarakat memberi kontribusi positif demi sebuah pembangunan dan kemajuan.

Sementara, jalan elektoral, kata Arif, ialah perbaikan atau modernisasi sistem pemenangan yang ada. Misalnya membentuk badan siber di tiap jenjang struktur partai.

"Siber itu juga nantinya akan akan digunakan para saksi kita yang notabene adalah kader partai," ucapnya.

Arif memaparkan, jumlah TPS untuk Pileg dan Pilpres 2019, khusus di Sulsel, ada sekitar 36.076 TPS. Nantinya, di tiap TPS, lanjut Arif, akan dikawal oleh lima kader partai yang terdapat saksi di dalamnya.

"Artinya, maka akan ada 180.350 kader partai se-Sulsel yang akan bergerak menjadi ujung tombak PDIP untuk pemenangan Pemilu, baik pileg maupun pilpres," bebernya.

Diungkapkan pula, PDIP tidak hanya bekerja jelang perhelatan politik. Namun, kader PDIP dikatakan Arif, telah bekerja untuk terjun ke masyarakat, baik yang berstatus anggota DPR dan DPRD, maupun yang berstatus kader non-legislator, untuk melakukan pendampingan dan pengawalan terkait apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. 


 

Tags