Senin, 30 April 2018 10:58 WITA

Dicetuskan di Makassar, SBMPTN Berbasis Android Mulai Diuji Coba di Bandung

Penulis: Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Dicetuskan di Makassar, SBMPTN Berbasis Android Mulai Diuji Coba di Bandung
Ujian berbasis Android.

RAKYATKU.COM - Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan mencoba metode ujian baru. Rencananya, Bandung akan menjadi lokasi uji coba ujian berbasis Android tahun ini.

Panitia menyampaikan bahwa ujian SBMPTN berbasis Android itu dilakukan terbatas pada 1.000 peserta. SBMPTN berbasis Android ini baru diujicobakan di panitia lokal (panlok) Bandung dengan rincian 364 peserta saintek, 414 soshum, dan 222 peserta kelompok campuran.

Sekadar informasi ide ujian berbasis Android itu lahir dari Makassar. Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel membuat inovasi baru dengan melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) via Android. Disdik menyiapkan lima aplikasi khusus. Aplikasi tersebut telah diisi dengan sejumlah soal yang dibuat oleh tim dan tersimpan di bank soal.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, pihaknya mendoronng agar bukan hanya UNBK, tapi ujian sekolah sudah berbasis komputer dan android.

“Tahun lalu mereka masih berbasis kertas, tahun ini kami dorong berbasis komputer bahkan android,” kata Irman di kantornya, Senin (19/3/2018).

Di Makassar, sejumlah sekolah terlihat melaksanakan USBN dengan android. Diantaranya di SMA 10 Makassar, SMA 9 Makassar, SMA 16 Makassar dan SMA 15 Makassar. Ternyata itu sudah diadopsi ke SBMPTN tahun ini, walau masih terbatas.

Loading...

Ketua panitia pusat SBMPTN Ravik Karsidi menjelaskan, total peserta SBMPTN tahun 2018 mencapai 844.474 pendaftar. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 797.023 orang. 

Jumlah ini tentu membuat tingkat persaingan semakin tinggi. Total peserta tahun ini terbagi dalam beberapa kelompok ujian masuk. Ujian masuk kelompok sains dan teknologi (saintek) tahun ini mencapai 326.137 orang. Disusul dengan kelompok ujian sosial dan humaniora (soshum) yang tahun ini akan diikuti 341.693 peserta. 

Masih ada lagi satu kelompok ujian bagi yang memilih mengikuti ujian dari dua kelompok di atas, yakni kelompok ujian campuran yang tahun 2018 mencapai jumlah 149.427. 

Peserta SBMPTN tahun ini dapat memilih tiga metode ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri ( PTN) pilihannya. Ujian tulis berbasis cetak (UTBC) tahun ini akan diikuti 817.792 peserta yang terdiri dari 325.468 dari kelompok saintek, 341.542 dari kelompok soshum, dan  150.782 dari kelompok campuran. 

Ada pula pilihan untuk mengikuti ujian SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Peserta yang memilih menggunakan UTBK tahun ini mencapai 25.170 peserta yang terdiri dari 9.683 dari saintek, 10.669 dari soshum, dan campuran 4.818 peserta. 
 

Tags
Loading...
Loading...