Senin, 30 April 2018 10:14 WITA

KSPI Dukung Prabowo Setelah Dicueki Jokowi dan Gatot

Editor: Abu Asyraf
KSPI Dukung Prabowo Setelah Dicueki Jokowi dan Gatot
KSPI akan mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto, Selasa (1/5/2018).

RAKYATKU.COM - Bakal calon presiden Prabowo Subianto mendapat tambahan amunisi jelang rematch pada Pilpres 2019. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana mengerahkan 100 ribu anggota untuk deklarasi dukungan pada Selasa (1/5/2018).

Deklarasi akan dilakukan bertepatan peringatan Hari Buruh Internasional. Sesuai jadwal, acara itu dilangsungkan di Istora Senayan. 

Ternyata ada yang menarik di balik keputusan mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden tersebut. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, pihaknya sempat menyodorkan kontrak politik ke beberapa figur, namun tak mendapat respons.

"Dari beberapa calon presiden yang kami diskusikan, bertemu langsung, dialog, akhirnya Pak Prabowo yang bersedia menandatangani itu dan ada partai yang mengusung," kata Said.

Ada 10 butir tuntutan dalam kontrak politik yang mereka sebut Sepultura alias 10 tuntutan rakyat dan buruh. Lima di antaranya yaitu:

1. Tolak upah murah dengan mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan merealisasikan 84 item Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 
2. Hapus outsourcing. 
3. Tingkatkan benefit jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan jaminan pensiun. 
4. Angkat guru honor dan tenaga honor menjadi pegawai negeri sipil. 
5. Sediakan perumahan buruh yang murah. 

Menurut Said, Prabowo harus teken kontrak politik Prabowo harus menandatangani kontrak politik sebagai syarat mendapatkan dukungan dari KSPI pada Pilpres 2019.

Sebelumnya, kontrak politik itu disodorkan kepada mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. 

KSPI juga pernah meminta bertemu Presiden Joko Widodo untuk menyodorkan kontrak politik tersebut, tetapi tidak mendapat respons hingga saat ini. 

KSPI juga beberapa kali berencana menawarkan kontrak politik kepada mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, tetapi pertemuan itu selalu gagal. 

Sementara Prabowo memuji dukungan dari KSPI. "Bagi saya, mendapat kepercayaan dari golongan buruh adalah suatu kehormatan yang sangat besar," ucap Prabowo.

Dia juga mengatakan, seluruh warga Indonesia harus memiliki kehidupan yang layak dan sejahtera, yang bukan hanya dinikmati oleh golongan tertentu atau segelintir orang. 

"Rakyat Indonesia harus aman tidak boleh khawatir akan masa depan, tidak khawatir tentang pekerjaan, dan memiliki hidup yang layak," lanjut mantan Danjen Kopassus tersebut.