Minggu, 29 April 2018 09:35 WITA

Yusril Tersinggung, PBB Dicantumkan Sekber Gerindra-PKS Tanpa Pembicaraan

Editor: Abu Asyraf
Yusril Tersinggung, PBB Dicantumkan Sekber Gerindra-PKS Tanpa Pembicaraan
Yusril Ihza Mahendra

RAKYATKU.COM - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyesalkan pencantuman parpolnya di Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKS.

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan itu bukannya enggan mendukung Prabowo Subianto sebagai capres. Dia kecewa karena tidak pernah diajak bicara sebelumnya, tiba-tiba PBB dicaplok dalam undangan peresmian Sekber.

"PBB tidak pernah diajak bicara untuk membentuk koalisi empat partai, tiba2 sudah meresmikan Sekber dan seolah-olah PBB adalah bagian dari koalisi," kata Yusril di akun Twitternya. 

"PBB menyesalkan namanya dicantumkan begitu saja tanpa pembicaraan lebih dahulu," lanjutnya.

Terpisah, Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono juga membantah partainya terlibat dalam peresmian Sekber di The Kemuning, Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

"Pencantuman logo PBB dalam rumah sekretariat bersama tanpa konfirmasi ke saya selaku ketua Bidang Pemenangan Presiden dan tanpa ada surat ke sekretariat jenderal PBB," kata Sukmo dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, beredar poster undangan berlatar belakang merah-putih bertuliskan, “Undangan: Peresmian Sekretariat Bersama PAN-Gerindra-PKS-PBB untuk Pilpres 2019, Jumat, 27 April 2018, 18.30 WIB”. Di akhir kalimat, tertera kata-kata "Hormat Kami, PAN-Gerindra-PKS-PBB" disertai lambang partai masing-masing.

Menurut Sukmo, PBB tengah mempersiapkan diri menghadapi pemilu legislatif dan mengkaji kemungkinan melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi ihwal Undang-Undang Pemilihan Presiden 2019. "Kami akan mengkaji posisi pencapresan di mukernas dan MDP pada tanggal 5 Mei, apakah akan memposisikan oposisi atau mendukung calon," ujarnya.