Minggu, 29 April 2018 05:30 WITA

Hindari Bentrok Etnis, Ribuan Warga Myanmar Menyeberang ke China

Editor: Andi Chaerul Fadli
Hindari Bentrok Etnis, Ribuan Warga Myanmar Menyeberang ke China

RAKYATKU.COM - Bentrokan antar etnis yang terjadi di wilayah utara Myanmar membuat ribuan orang terpaksa melarikan diri ke China. Sekitar 4.000 orang kehilangan tempat tinggal di negara bagian Kachin yang berbatasan dengan Tiongkok sejak tiga pekan terakhir. 

Dikutip dari AFP, Sabtu (28/4/2018), kabar itu disampaikan Mark Cutts, Kepala Badan Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), salah satu agensi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

"Kami mendapat laporan dari organisasi lokal bahwa banyak warga sipil terperangkap di area konflik," ujar Cutts.

"Kekhawatiran terbesar kami adalah keselamatan warga sipil -- termasuk wanita hamil, orang lanju usia, anak kecil dan penyandang disabilitas. Kami harus memastikan mereka semua terlindungi," tambah dia.

Tidak hanya krisis Rohingya di barat Myanmar, konflik di wilayah utara juga melibatkan bentrok antara militer dengan beberapa etnis lokal. Namun konflik di Myanmar utara ini jarang disorot pemberitaan. 

Perbatasan Myanmar tidak stabil sejak kemerdekaan dari kolonial Inggris pada 1948. Perbatasan banyak diisi kelompok pemberontak, milisi lokal dan sindikat narkotika. 

Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi menegaskan bahwa perdamaian adalah prioritas utama sejak dirinya berkuasa pada 2016. Namun sejauh ini, kemajuan atas tekad Suu Kyi masih terbilang lamban

Tags