Kamis, 26 April 2018 20:33 WITA

KPU Sulsel Harapkan KPU Makassar Eksekusi Putusan MA Paling Lambat Pekan Depan

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
KPU Sulsel Harapkan KPU Makassar Eksekusi Putusan MA Paling Lambat Pekan Depan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Latief, berharap putusan Mahkamah Agung (MA) segera dieksekusi oleh KPU Kota Makassar.

"Kita harapkan dan upayakan KPU Makassar sudah memutuskan masalah ini paling lambat minggu depan," tuturnya saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis sore (26/4/2018).

Menurut Iqbal, keputusan MA tersebut sudah final dan mengikat sehingga apapun yang sudah diputuskan oleh MA tersebut harus dikaji lebih lanjut.

"Putusan MA itu final dan mengikat. Jika KPU Makassar sudah memutuskan dan putusan itu digugat itu sudah urusan lain," jelasnya.

Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan bahwa bentuk konsultasi yang akan dilakukan oleh KPU Kota Makassar didampingi pihak KPU Sulsel ke KPU RI hanya sebatas bagaimana bentuk dan teknis pelaksanaan putusan tersebut.

"Terkait teknis pelaksanaan rapat pleno tersebut," ungkap akademisi Unhas tersebut.

loading...

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Makassar, Syarief Amir mengaku selain masih harus melakukan konsultasi dengan KPU RI, penyebab lain yang membuat KPU Kota Makassar belum mengeksekusi putusan MA lantaran belum ada salinan resmi yang diteruskan PTTUN kepada pengacara kedua belah pihak yang berperkara.

"Belum, kami belum menerima putusan resmi dari MA. Itu dikirim MA ke PTTUN kemudian diserahkan ke pengacara KPU Kota Makassar," ujar Syarif Amir, Rabu (25/4/2018). 

Menurut Amir, KPU Kota Makassar memiliki waktu maksimal tujuh hari untuk melaksanakan keputusan tersebut. Hanya saja, durasi waktu tersebut baru dihitung jika salinan diterima secara resmi oleh pihak KPU Kota Makassar, dalam hal ini kuasa hukumnya. 

"Terhitung minimal 7 hari. Setelah diterima baru dieksekusi. Pokoknya dalam Perma keputusan MA paling lambat 7 hari. Kalau kita sudah terima tentu kita akan segera ambil sikap," tutupnya.

Loading...
Loading...