Kamis, 26 April 2018 11:23 WITA

Asyik Ngorok, Pencuri Sepesialis RSUD Jeneponto Ini Dibangunkan dengan Gagang Pistol

Editor: Aswad Syam
Asyik Ngorok, Pencuri Sepesialis RSUD Jeneponto Ini Dibangunkan dengan Gagang Pistol
AR (memegang dua ponsel), diamankan anggota Satreskrim Polres Jeneponto, setelah teridentifikasi mencuri barang-barang milik pasien RSUD Jeneponto.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg Pasewang Jeneponto, bisa lega. Kawanan pencuri yang selama ini meresahkan keluarga pasien, sudah dibongkar. Satu orang dibekuk oleh Satuan Reskrim Polres Kabupaten Jeneponto, Kamis (26/4/2018), dua lainnya masih buron.

AR tak berkutik. Saat sedang ngorok di belakang RSUD Lanto Dg Pasewang, sekitar pukul 10.00 Wita, seseorang menggamit tubuhnya. Dia pun bangun dengan mata merah. Sempat mengucek-ucek matanya, ternyata di depannya beberapa lelaki kekar bersenjata pistol.

Mereka adalah petugas dari Satreskrim Polres Jeneponto. Warga Kampung Belokallong Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu Jeneponto itu pun mengakui perbuatannya. Namun, dua rekannya memilih mengambil langkah seribu, meski identitasnya sudah di kantong polisi.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rahman membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan, termasuk memburu dua lainnya yang memilih kabur.

"Iya benar, terduga pelaku pencuri Handpone di RS itu sudah di amankan satu orang, AR dan dua orang temannya sementara dalam pengejaran pihak tim buser Polres Jeneponto, ini juga sementara pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya," jelas Boby, Kamis (26/4/2018).

Sebelumnya diketahui, korban dari pencurian itu, Risal adalah pasien penyakit tipes yang terbaring di Ruang Perawatan Lontara 3 kamar 2 RSUD Lanto Dg Pasewang, mengaku kehilangan ponsel dan sejumlah uang tunai. 

"Uang di dompet hilang, kalau saya uang tidak kutahu berapa jumlah pastinya. Tapi kalau itu anakku Risal, lebih Rp300 ribu uangnya yang hilang di dompet, termasuk handpone merek Oppo miliknya," ucap Kamisari, ibu Risal kepada wartawan.

Terpisah, Humas RSUD Lanto Dg Pasewang Nining kepada wartawan menjelaskan, kejadian yang sama pernah terjadi di RSUD Jeneponto itu. Korbannya salah seorang warga Parang Labbua Kecamatan Kelara.

Pihak RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, berjanji akan menindaklanjuti hilangnya barang bawaan pasien, dan penjaga pasien di rumah sakit itu.

"Kami akan tindak lanjuti, pengamanan di rumah sakit daerah itu telah dijaga oleh sejumlah petugas keamanan 24 jam. Setiap hari ada enam Satpol PP dan enam orang pengamanan internal yang berjaga di rumah sakit 1×24 jam," ucap Nining.