Rabu, 25 April 2018 20:43 WITA

Rehabilitasi Terumbu Karang, PT Mars Tanam 500 "Laba-laba" di Pulau Bontosua

Penulis: Alifiah Ainul
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Rehabilitasi Terumbu Karang, PT Mars Tanam 500

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Mars Symbioscience Indonesia menanam struktur laba-laba untuk merehabilitasi terumbu karang di wilayah Daerah Perlindungan Laut (DPL) di perairan Pulau Bontosua, Kamis (25/4/2018).

Direktur Corporate Affair Mars Indonesia, Arie Nauvel Iskandar mengatakan, pada tahun 2017, atas undangan masyarakat Pulau Bontosua, Mars menyetujui untuk mendukung program 5 tahun, yaitu merehabilitasi sistem terumbu karang, guna mendorong pemulihan sistem perikanan pulau untuk keamanan pangan jangka panjang dan memulihkan terumbu karang alami yang sebelumnya  
melindungi pulau dari erosi.

“Mars sangat bersedia berbagi pembelajaran kami dengan organisasi yang ingin melakukan rehabilitasi karang dengan persetujuan lokal dan dukungan masyarakat yang tepat. Kami telah melatih beberapa kelompok di Bali dan beberapa wilayah lain di Indonesia. Kami siap membantu untuk belajar, bagaimana menerapkan metode baru yang sangat serbaguna ini dapat merehabilitasi terumbu karang yang rusak berat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Marine Sustainability Program, Noel Janetski mengatakan, Sejauh ini, telah dikerjakan 4 instalasi sistem MARRS dengan luasan yang mencakup lebih dari 5000 meter oersegi. Dan dilanjutkan dengan pemasangan 500 "laba-laba", yakni struktur besi yang ditata dengan rapi membentuk dasar sistem MARRS. 

"Minggu ini, kami akan direhabilitasi 1.000 meter persegi dari total luasan 3 hektar yang direncanakan akan direhabilitasi di Pulau Bontosua sebelum akhir 2020," ungkapnya.

Loading...

Noel berharap, upaya rehabilitasi terumbu karang ini dapat memberikan harapan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di Pulau Bontosua.

"Kalau tidak ada terumbu karang, maka tidak ada ikan, tidak ada yang bisa hidup di pulau. Jadi kami ingin upaya kita ini memberikan masa depan bagi masyarakat di pulau ini," ujarnya.

Berikut Videonya:

Loading...
Loading...