Minggu, 22 April 2018 17:23 WITA

Nurdin Abdullah Segera Melayat Relawannya yang Kecelakaan di Camba

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Aswad Syam
Nurdin Abdullah Segera Melayat Relawannya yang Kecelakaan di Camba
Mobil relawan Prof Andalan yang mengalami kecelakaan di Camba, Maros, Minggu (22/4/2018).

RAKYATKU.COM, BONE -- Calon Gubernur Sulsel nomor urut 3, Nurdin Abdullah berencana melayat ke rumah pendukungnya, yang meninggal usai kecelakaan saat ingin menuju Bone, menghadiri kampanye Prof Andalan, pada Minggu (22/4/2018) pagi.

"Kami merasa duka yang sangat dalam atas meninggalnya relawan di Camba, dan kepada keluarga yang ditinggalkan semoga tabah," jelas Nurdin Abdullah di sela-sela acara kampanye akbar di Bone, Minggu (22/4/2018). 

Muhammad Rizal (42), mengemudikan Daihatsu Xenia nomor polisi DD 1573 YH dari Gowa menuju Bone, untuk menghadiri kampanye akbar Nurdin Abdullah yang berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman di Lapangan Persibo Bone.

Saat di Camba, mobil lepas kendali pada jalan yang menurun dan menikung ke kanan, sehingga mobil terjatuh dan terbalik ke dalam jurang yang berada di sebelah kiri jalan.

Sebanyak dua orang penumpang meninggal dunia di tempat, dan lima lainnya mengalami luka-luka. Mereka yang meninggal di tempat adalah H Idris Daeng Tayang (51). 

Warga Jl Harapan Kecamatan Somba Opu Gowa ini meninggal karena mengalami luka robek pada kepala bagian belakang, bibir atas, dan ribek pelipis kiri. 

Korban lain yang meninggal di tempat adalah Safaruddin Dg Jarung. Warga Jl Sirajuddin Dg Rani Sombaopu, Gowa ini, mengalami luka robek pada kepala sebelah kiri dan belakang, serta memar bahu kiri. 

Sebanyak lima orang penumpang yang mengalami luka-luka adalah Mahlani, warga Jalan Andi Mallombasang Gowa. Dia mengalam luka memar pada punggung dan pinggang sebelah kiri.

Sedangkan Luth Mustika Wima (32) adalah warga Jl Nuri Gowa yang mengalami luka lecet pada tangan kanan, terasa sakit pada dada.   

Penumpang atas nama Syahrullah mengalami luka pada dada dan Abdul Malik (35) adalah warga Jl Cendrawasih Makassar mengalami luka lecet pada dahi.