Minggu, 22 April 2018 14:14 WITA

Mengenal Yenni Retno Widhiarti, Sosok Kartini Perintis Yayasan Tadika Puri

Editor: Nur Hidayat Said
Mengenal Yenni Retno Widhiarti, Sosok Kartini Perintis Yayasan Tadika Puri
Yenni Retno Widhiarti.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Yayasan Tadika Puri sudah sangat dikenal di Indonesia. Lembaga pendidikan yang sudah berusia 40 tahun ini, memiliki lebih 60 cabang di seluruh Tanah Air.

Namun, apakah semua orang mengenal sosok ulet di balik kukuhnya Tadika Puri berdiri hingga saat ini?

Dialah Yenni Retno Widhiarti. Perempuan bergelar doktor ini adalah salah satu perempuan hebat yang berkecimpung di bidang pendidikan.

Perempuan yang lahir di Semarang ini merupakan pemilik sekaligus pendiri Yayasan Tadika Puri sejak 1977.  Yayasan Tadika Puri, kini berkantor Pusat di Jalan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Yayasan Tadika Puri mengembangkan pendidikan formal maupun nonformal dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Pertama-tama beliau mendirikan play group Kindergarten sejak 1977. Seiring dengan berjalannya waktu hingga kini Tadika Puri sudah memiliki lebih dari 60 cabang seluruh Indonesia," kata Heipi Mangiri, Direktur Airlines Business Career Tadika Puri Makassar.

Heipi mengungkapkan, dengan kerja keras Ibu Yenni, yayasan tumbuh pesat mulai TK, SD, SMP, SMA, hingga Poloteknik Industri Niaga di Bandung, Jawa Barat.

Yayasan juga mengembangkan sekolah penerbangan jurusan staf airlines, pramugari, pramugara, dan pilot yang bekerja sama dengan sekolah penerbangan di Amerika Serikat. 

"Ada juga pendidikan kapal persiar dan perhotelan serta lembaga pendidikan guru taman kanak-kanak," katanya.

Dengan pengalaman lebih dari dua dasawarsa dan selaras dengan perkembangan teknologi informasi global, Yayasan Tadika Puri makin kukuh dengan program-program unggulan dalam mempersiapkan pemuda menghadapi tantangan zaman.  

Yenni selalu memotivasi anak muda untuk selalu belajar dari pengalaman, memiliki pengetahuan  yang cukup tentang diri sendiri maupun lingkungannya. Serta membekali diri dengan keahlian untuk mencapai masa depan yang gemilang. 

Heipi bilang, apa yang dilakukan oleh Ibu Yenni bisa disebut melanjutkan perjuangan RA Kartini. Sebab, melalui Tadika Puri, ia mampu mengubah nasib anak bangsa. 

"Inilah yang membuat kami termotivasi. Hingga di usia yang ke-40 tahun ini. Kami masih eksis sampai saat ini. Kami berharap siswa-siswi yang telah mengikuti pendidikan di Tadika Puri dapat berguna dan diterima di mana pun," katanya. 

Yenni saat ini menetap di New Jersey, Amerika Serikat. Heipi kemudian diberikan tanggung jawab untuk melanjutkan program yang telah dirintisnya dari awal.