Sabtu, 21 April 2018 22:18 WITA

Kronologi Bocah 6 Tahun di Barru yang Tewas Terseret Arus Sungai

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kronologi Bocah 6 Tahun di Barru yang Tewas Terseret Arus Sungai

RAKYATKU.COM, BARRU - Tubuh Afwani Nur Idul Fitri, bocah berumur 6 tahun itu kini terbujur kaku di rumahnya di Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja. Afwani tewas setelah terseret arus Sungai Ralla, Sabtu (21/4/2018).

Salah seorang warga, Mariah Ulfa, mengatakan, korban awalnya hanya hujan-hujanan di pinggir sungai sambil bermain bola pasir bersama kedua teman sebayanya, sekira pukul 15.00 Wita.

"Namun tiba-tiba Afwani berjalan agak ke tengah sungai. Sebab kata temannya seolah ada yang memanggilnya. Disaat itu korban lalu terpeleset dan terseret arus sungai,” kata Mariah Ulfa kepada Rakyatku.com.

Teman korban yang melihat Afwani terseret arus, ketakutan dan langsung pulang ke rumah dengan wajah menangis.

“Karena cemas, tantenya tanya ada apa. Disaat itulah temannya bercerita kalau Afwani tenggelam. Tantenya lalu menghubungi orang tua Afwani,” ungkapnya.

Orang tua Afwani yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian dibantu warga lainnya. Setelah 30 menit dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan.

"Korban ditemukan tersangkut di pohon Bambu setelah terseret arus sungai sejauh 100 meter. Korban ditemukan sekira pukul 16.15 Wita. Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Ralla sebab kondisinya tak sadarkan diri," kata Sudirman, Petugas Tagana BPBD Barru wilayah Tanete Riaja.

Meski telah dibawa ke Puskesmas, lanjut Sudirman, namun nyawa Afwani tak tertolong. 

"Kini jenazah Afwani di semayamkan di rumah duka dan informasi terakhir, Afwani rencananya akan di makamkan besok pagi," ujarnya.