Jumat, 20 April 2018 11:17 WITA

Calon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata Caranya

Editor: Abu Asyraf
Calon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata Caranya
Jemaah haji kini bisa digantikan keluarga jika wafat sebelum berangkat.

RAKYATKU.COM - Ada ketentuan baru terkait jemaah haji yang wafat sebelum berangkat. Anggota keluarganya bisa menggantikan, termasuk menantu.

Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 148 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Reguler Tahun 1439H/2018M. 

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Kemenag RI, Ahda Barori mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menggantikan jemaah yang wafat. Calon jemaah yang bisa digantikan adalah yang sudah ditetapkan berhak melunasi BPIH dan waktu wafatnya pasca ditetapkan sebagai berhak lunas tahun berjalan.

Orang yang dapat menggantikan calon jemaah wafat adalah suami, istri, anak kandung, atau menantu. "Pengajuan penggantian ini harus diketahui RT, RW, lurah, dan camat," ujar Ahda dalam keterangan tertulis, Jumat (20/4/2018).

Berikut syarat dan tata cara penggantian jemaah haji yang wafat:

Calon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata CaranyaCalon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata CaranyaCalon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata CaranyaCalon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata CaranyaCalon Jemaah Haji yang Wafat Bisa Diganti Menantu, Begini Tata Caranya