Selasa, 17 April 2018 22:49 WITA

Kadis Kesehatan Bantaeng Berbagi Inovasi PSC 119 di Wajo

Editor: Fathul Khair Akmal
Kadis Kesehatan Bantaeng Berbagi Inovasi PSC 119 di Wajo

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Kini giliran Pemerintah Kabupaten Wajo yang ingin melirik Public Safety Center (PSC) 119  Bantaeng. Hal itu sebagai bukti jika Pemkab Wajo, serius untuk memikirkan pentingnya pelayanan gawat darurat. Mengingat Kementerian Kesehatan mengharapkan terbentuknya PSC 119 di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Apalagi, melihat PSC 119 Bantaeng pun menjadi salah satu percontohan bagi beberapa daerah. Seperti pada bulan November 2017 lalu, Pemkab Pangkep pun mengundang Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan dalam berbagi pengalaman terkait PSC 119 Bantaeng.

Ditahun 2017 lalu pun,  PSC 119 Bantaeng pernah dipaparkan dalam seminar internasional mengenai "strengthening safe health facility for the future" di Bali.

Melalui Workshop Pelaksanaan Public Safety Center (PSC) Pelayanan Keselamatan Terpadu Tingkat Kabupaten Wajo, dihadirkan dua narasumber dari PSC 119 Bantaeng. Yakni Kadis Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan dan dr Armasyah.

"Kami mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam Workshop Pelaksanaan PSC 119 Tingkat Kabupaten Wajo. Disana kami berbagi pengalaman mengenai PSC 119 yang telah ada sejak tahun 2009," ujar dr Andi Ihsan, Selasa (17/4/2018).

Ia memaparkan, kebijakan dan proses pembentukan PSC 119 Kabupaten Bantaeng. Disesi kedua, dr Armansyah menyampaikan tentang Call Center 119 sebagai layanan penunjang PSC 119 dalam menerima panggilan dari masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, drg. Nur Asri Idrus, pun berharap setelah pelaksanaan workshop ini, akan terbentuk PSC 119 Kabupaten Wajo.

Workshop ini dihadiri oleh 23 Kepala Puskesmas se Kabupaten Wajo, RSUD, Unsur Lintas Sektor meliputi Polres, Damkar, BPBD, Dinas Perhubungan, dan Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo.