Selasa, 17 April 2018 22:36 WITA

Tersangka Korupsi Pohon Ketapang "Bernyanyi" Soal Fee, Polda Bilang Begini

Editor: Fathul Khair Akmal
Tersangka Korupsi Pohon Ketapang
Dicky Sondani

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pernyataan Gani Sirman terkait adanya fee 30 persen, yang mengalir ke Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) dalam proyek pohon Ketapang Kencana menjadi bola liar. 

Terkait bola liar pernyataan Gani, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi mengatakan pernyataan Gani Sirman tidak tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik di unit Tipikor Polda Sulsel.

"Waktu diperiksa penyidik tidak diucapkan 30 persen, dan hal itu tidak ada dalam BAP," ungkap Dicky Selasa (17/4/2018).

Terkait pernyataan Gani tersebut, Dicky menyebut pihaknya akan melakukan pendalaman oleh tim penyidik. Dicky pun mengatakan pernyataan tersebut hanya disampaikan ke media.

"Masih dalam penyidikan oleh penyidik, Gani ngomong ke media begitu," tambahnya.

Sebelumnya, mantan Plt Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Makassar, Gani Sirman menyebutkan adanya fee 30 persen dari proyek Ketapang Kencana yang disetor ke Walikota Makassar, Minggu (15/4/2018) lalu. 

Diketahui, Gani merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan penanaman pohon Ketapang di Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Selain itu, Gani juga menjadi salah satu dugaan korupsi pengadaan peralatan sanggar lorong-lorong di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar.