Selasa, 17 April 2018 21:59 WITA

9.700 Keluarga Kurang Mampu di Enrekang Dapat Bantuan PKH

Penulis: Suarto Syam
Editor: Fathul Khair Akmal
9.700 Keluarga Kurang Mampu di Enrekang Dapat Bantuan PKH

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Sebanyak 9.700 keluarga di Kabupaten Enrekang, bakal mendapat insentif dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun anggaran 2018.

Bantuan senilai total Rp16 miliar ini, bakal disalurkan kepada kepala keluarga yang memiliki anggota keluarga yang masuk kategori ibu hamil, anak sekolah, lansia, jompo, cacat, sakit akut, dan dhuafa. 

"Bantuan dari PKH ini, kita berikan bertahap setiap tiga bulan. Dengan setiap KK akan menerima Rp500 ribu," kata salah satu pendamping PKH wilayah Enrekang, Darussalam, Selasa, (17/4/2018). 

Darussalam melanjutkan, jika jumlah penerima bantuan PKH tahun ini, bertambah dari tahun 2017 lalu. "Hal tersebut karena tahun kategori penerimanya juga bertambah. Tahun lalu, hanya ibu hamil dan anak sekolah, sekarang masuk juga jompo dan lansia," jelasnya. 

Plt Bupati Enrekang, HM Amiruddin mengapresiasi pemberian bantuan dari program Kemensos untuk mendorong keluarga kurang mampu untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial ini.

"PKH ini kami harapkan dapat menjadi alat untuk membantu memberdayakan keluarga kurang mampu, agar dapat meningkatkan taraf hidupnya. Ini sangat membantu kami sebagai pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan di daerah kami," ujar Amiruddin. 

PKH berencana akan menggandeng Baznas Enrekang dalam menyalurkan bantuan ini. Komisioner Baznas Enrekang, Baharuddin mengatakan, keputusan Baznas untuk ikut membantu dalam penyaluran bantuan ini, sebagai wujud perhatian pemerintah melalui Baznas kepada warga kurang mampu

"Hal itu sebagai wujud perhatian pemerintah melalui PKH dan Baznas dalam mengurusi kaum dhuafa  sebagaimana perintah syariat dan UUD 45 pasal 34 (1). Baznas Enrekang sendiri menyediakan dana Rp. 2.3 M untuk bantuan ini," tutur Baharuddin.