Selasa, 17 April 2018 17:05 WITA

Penari Seksi di Batam Ternyata Tidak Pakai Celana yang Diberikan Panitia

Editor: Abu Asyraf
Penari Seksi di Batam Ternyata Tidak Pakai Celana yang Diberikan Panitia
Penari seksi di Batam yang telah ditetapkan sebagai tersangka. (FOTO: KOMPAS.COM)

RAKYATKU.COM - Tiga penari seksi di Batam resmi jadi tersangka kasus pornografi. Dua penyelenggara bernasib serupa.

Salah seorang panitia yang telah ditetapkan tersangka, Rizky mengatakan, penari seksi pada Sexy Bike Wash itu diluar agenda acara yang dijadwalkan. 

"Kami memberikan baju kaus oblong sopan, ukuran XL pria. Kami meminta mereka menggunakan celana panjang, bukan pakaian seksi seperti yang tampak di video yang viral itu," kata Rizky di Polresta Barelang, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (17/4/2018). 

Ternyata, kaus yang diberikan panitia tersebut digunting sehingga tampak seksi. Sementara celana panjang yang diberikan panitia malah tidak digunakan sama sekali. Para penari dari salah satu tempat hiburan malam itu memakai pakaian yang mereka bawa sendiri. 

Ketiga wanita tersebut disewa panitia dari sebuah klub malam yang ada di Batam, dengan bayaran Rp600 ribu untuk sekali show selama satu jam. Namun, mereka ternyata hanya beraksi sekitar 20 menit. 

"Kami sewa dari Morena, tapi bukan untuk menari, melainkan untuk mencuci sepeda motor saja yang disejalankan dengan hari jadi NVLF Batam," ujar Rizky. 

Ketiga penari itu rupanya belum menerima bayaran saat ditangkap polisi. Rizky mengaku hal itu tidak disengaja. Sebab, seusai kegiatan, pihak panitia telanjur dipanggil kepolisian sehingga bayaran tersebut tertunda. 

"Tidak ada niat kami untuk tidak membayar. Selesai kegiatan, kami langsung dipanggil untuk memberikan keterangan. Makanya belum sempat kami selesaikan," ungkap Rizky.