Selasa, 17 April 2018 09:53 WITA

Tingkatkan Kepatuhan Peserta, Polda Sulsel Kawal Program BPJS Ketenagakerjaan

Penulis: Nurhikmah
Editor: Andi Chaerul Fadli
Tingkatkan Kepatuhan Peserta, Polda Sulsel Kawal Program BPJS Ketenagakerjaan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyatakan siap mendukung terselenggaranya program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan mendorong tingkat kepatuhan pemberi kerja di Sulsel.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono saat bertemu Deputi Direktur Wilayah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Sudirman Simamora, Senin kemarin.

"Dan tentunya kami juga sebegai lembaga penegak berjalannya hukum dan aturan perundang-undangan tersebut siap mengawal dan mensukseskan program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Irjen Umar Septono dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (17/4/2018).

Polda Sulsel dan BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, akan berkoordinasi sesuai garis komando dan juga bersinergi melakukan sosialisasi bersama Polres atau Polsek. Agar pemberi kerja benar-benar mendaftar dan melindungi seluruh pekerja dengan program BPJS Ketenagakerjaan.  

“Saya meminta kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk fokus dan turut memperhatikan pekerja dan masyarakat kecil. Sehingga hak-hak mereka sebagai warga negara, yakni mendapatkan perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dapat terlaksana dan meluas di seluruh wilayah di Sulawesi Selatan,” jelas Umar.

Menurut dia, ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepedulian kepada masyarakat kecil. Pertama, orang miskin tidak butuh belas kasihan, yang dibutuh adalah perlindungan dan rasa peduli. 

Kedua, kata dia, mereka sebagai ladang berkah. Dan ketiga, untuk menyentuh mereka dengan kerendahan hati.

“Saya salut dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan yang menjemput bola turun ke pasar-pasar untuk mendaftarkan pekerja informal. Ini adalah salah satu bentuk kerendahan hati BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Umar.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Sudirman Simamora berharap pertemuannya dengan Kapolda Sulsel dapat turut mengawal berjalannya program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya meningkatkan kepatuhan perusahaan.

“Tingkat universal coverage kepesertaan BPJS Ketenagkerjan di Sulsel baru mencapai 29 persen dari total pekerja yang terlindungi. Kami mengharapkan dari pertemuan ini dapat berujung pada hubungan baik dalam perluasan kepesertaan dan peningkatan kepatuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan," jelas Sudirman.

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan empat program diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian(JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). 

“Saat ini masih banyak pekerja informal atau bukan penerima upah belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakeraan, padahal tingkat resiko kerja mereka cukup rentan terjadi resiko kerja,’ Tambah Sudirman.

Sudirman Simamora mengatakan, pihaknya akan lebih gencar melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Baik itu menggandeng lembaga negara lain atau menggunakan akses media sosial dan media massa yang diharapkan dapat memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.