Selasa, 17 April 2018 07:15 WITA

Dengar Tangisan Anaknya, Korban Pamit kepada Pemerkosanya

Editor: Aswad Syam
Dengar Tangisan Anaknya, Korban Pamit kepada Pemerkosanya
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, JAKARTA - DM (23) sudah berbaju oranye. Baju itu khas para tahanan di Mapolsek Kebon Jeruk. Baju itu dikenakan usai dibekuk karena memperkosa tetangga indekosnya berinisial IF (35) di Jalan Inpres, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (13/4/2018) lalu.

Saat itu, korban meminta tolong kepada pelaku agar mengangkatkan air galon ke kamarnya. Pelaku menyanggupi. Namun, karena tak kunjung datang, korban kemudian menemui pelaku. 

Saat itu, pelaku baru saja mandi. Dia kemudian memanggil korban masuk ke kamarnya. Tanpa curiga korban masuk.

Namun, tiba-tiba pelaku mengunci pintu dan mengempaskan korban ke kasurnya. Dia lalu menindih korban sembari mengancam akan membunuhnya jika berontak.

Korban pun pasrah. Namun, saat tengah menggagahi korban, terdengar suara tangisan bocah. Itu adalah tangisan anak korban. Mendengar tangisan anaknya, korban pun pamit kepada pelaku dan pelaku menghentikan aksinya.

Itu diungkap pelaku di depan penyidik Reskrim Polsek Kebon Jeruk. Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Bambang Sugiharto, di Mapolsek Kebon Jeruk, Senin menjelaskan, korban baru satu bulan di sana, sementara tersangka sudah lama tinggal di tempat itu.

Menurut keterangan tersangka, waktu kejadian korban tak memberikan penolakan ketika dirinya berusaha mendekati.

Tersangka mengaku tahu bahwa korban telah berkeluarga dan punya tiga anak.