Selasa, 17 April 2018 00:39 WITA

Tolak Berhubungan Badan, Wanita Ini Tewas Ditendang Suami

Editor: Aswad Syam
Tolak Berhubungan Badan, Wanita Ini Tewas Ditendang Suami
Smitham dan Kanda saat masih akur.

RAKYATKU.COM, THAILAND - Seorang pria asal Inggris Kevina Smitham (51), ditangkap polisi Thailand. Itu setelah dia menendang istrinya, Kanda (29), hingga tewas. Penyebabnya sepele, istrinya menolak ajakan dia untuk berhubungan badan.

Kejadiannya, Minggu malam (15/4/2018). Saat itu, pelaku dan korban sedang liburan bersama kedua orangtuanya sedang liburan tahun baru setempat di Ubon Ratchathani.

Smitham yang sedang mabuk, marah dan cemburu karena menduga istrinya berselingkuh saat menolak ajakannya untuk berhubungan seks.

Menurut laporan polisi, Smitham kemudian menendang istrinya beberapa kali di bagian wajah. Kanda sempat melarikan diri sebelum kemudian ambruk tak bernyawa di depan rumah. Mengetahui istrinya sudah tewas, dengan santainya Smitham menutupi jenazah sang istri dengan selimut lalu dia pergi tidur.

Jenazah Kanda kemudian ditemukan para tetangga di pagi hari, dan langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.

Polisi yang tiba di tempat kejadian menemukan jenazah Kanda tergeletak di lantai di depan kediaman keluarganya pada pukul 06.30 waktu setempat.

Polisi menambahkan, mereka menemukan Smitham berdiri di samping rumah itu dan dia mengaku menendang Kanda berulang kali hingga perempuan itu tewas.

Wakil kepala kepolisian distrik Det Udom, Inspektur Jenderal Watcharapol Pimwong mengatakan, petugas langsung menangkap Smitham dan pria itu kini ditahan.

"Dia mengaku menendang wajah dan tubuh istrinya berulang kali," kata Watcharapol.

"Korban sempat berlari sebelum jatuh di depan kediamannya. Pelaku kemudian meninggalkan istrinya begitu saya dan hanya menutupi tubuhnya dengan selimut lalu pergi tidur," lanjut Watcharapol.

Media Thailand mengabarkan, pasangan Kevin dan Kanda tinggal di Pattaya dan sudah memiliki dua orang anak.

Mereka sedang berkunjung ke keluarga Kanda di Isan, wilayah timur laut Thailand untuk merayakan tahun baru Songkran.

Polisi mengatakan, keduanya begadang nyaris semalaman dan banyak menenggak minuman keras sebelum keduanya terlibat pertengkaran.

Polisi setempat masih melakukan investigasi terkait kasus pembunuhan ini.