Selasa, 17 April 2018 00:03 WITA

Heroik, Gadis Cantik di Bulukumba Taklukkan Ular Piton 5 Meter

Editor: Aswad Syam
Heroik, Gadis Cantik di Bulukumba Taklukkan Ular Piton 5 Meter
Lisnawati (kiri) dan ular sepanjang 5 meter yang berhasil dia taklukkan.

RAKYATKU.COM, BUKUKUMBA - Aksi heroik ditunjukkan oleh Lisnawati (29), warga Ulugalung-Sarajoko Lingkungan Bontorihu, Kelurahan, Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Senin malam, (16/4/2018), dia berhasil menangkap ular piton yang nyaris menerkamnya di dalam rumahnya.

Lisna sapaan akrabnya, awalnya penasaran dengan ayamnya yang berkotek-kotek di belakang rumah, seperti melihat sesuatu yang aneh. Rasa penasarannya semakin memuncak saat ayam peliharaannya itu seperti kesakitan.

Karena malam hari, Lisna menggunakan senter lalu mengintip melalui jendela belakang rumahnya, mencari sumber suara. Betapa kaget, bukannya melihat ayamnya berkokok, wajah Lisna berubah pucat saat melihat seekor ular piton sedang merayap menuju rumahnya.

"Saya bangun dari pembaringan lihat ayamku di belakang rumah yang berkokok ketakutan. Pas kusenter, ternyata ular yang sedang makan ayam, saya kaget dan meminta tolong," ujarnya.

Lisna yang sedang panik, akhirnya mencari benda untuk digunakan memukul ular itu. Sembari berteriak meminta tolong, Lisna memukul ular berkali-kali meski tak mengenainya.

"Teriak-teriakma sambil pukul-pukulki itu ular, tapi tidak nakennaki. Paling tidak, supaya menjauh dari saya, karena itu ular terus memangsa ayam dan mau masuk ke rumah," kata Lisna.

Tak berselang lama, tetangga berdatangan membantu, untuk membunuh ular piton yang berukuran sekita 5 meter itu. Lisna tetap nekat memukul bersama tetangganya, hingga ular itu tak berdaya.

"Kalau dibilang takut, pastimi. Tapi telanjur dihadapi, jadi beranikan saja. Tapi setelah tetangga laki-laki datang membantu, akhirnya ular berhasil ditangkap," terangnya.

Berkat bantuan warga, ular tersebut dimasukkan ke dalam karung agar tak menyerang warga dan hewan ternak.

Aksi ular makan manusia, terjadi Maret 2017 lalu. Akbar (26), warga Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat berbujur kaku di dalam perut ular.