Senin, 16 April 2018 22:27 WITA

Ini Fakta-fakta Pernikahan Dini di Bantaeng yang Viral

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Aswad Syam
Ini Fakta-fakta Pernikahan Dini di Bantaeng yang Viral
Syamsuddin dan Fitrah Ayu pamer kemesraan saat pesta pernikahan.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Pasangan calon pengantin yang tengah viral dari Bantaeng, Syamsuddin dan Fitrah Ayu agak unik.

Meski pasangan ini belum menikah secara resmi, namun telah menggelar resepsi pernikahan.

Seperti foto-foto yang didapatkan Rakyatku.com, pasangan ini tampak terlihat mesra dalam balutan baju adat pernikahan khas Sulawesi Selatan, baju bodo.

Dengan pakaian bernuansa kuning yang dikenakan ini, tampak terpancar kebahagian dua sejoli ini.

Ini Fakta-fakta Pernikahan Dini di Bantaeng yang Viral

Berikut fakta-fakta pernikahan yang dirangkum Rakyatku.com:

1. Calon pengantin laki-laki bernama Syamsuddin berusia 15 tahun 10 bulan, sementara calon istrinya bernama Fitrah Ayu berusia 14 tahun 9 bulan. Syamsuddin sudah lama tak melanjutkan sekolah dan terakhir mengenyam pendidikan hingga kelas lima SD. Sementara Fitrah terakhir duduk di kelas 2 SLTP.

2. Pasangan ini mengajukan permohonan kehendak nikah ke KUA Kecamatan Bantaeng, pada 27 Februari 2018, namun dikarenakan usianya belum memenuhi persyaratan dalam UU, maka KUA menerbitkan N9 atau surat penolakan kehendak nikah.

3. Meski ditolak pihak Kecamatan Bantaeng, pasangan ini mengajukan dispensasi ke Pengadilan Agama Kabupaten Bantaeng. Dan permohonan dispensasinya dikabulkan, atau artinya diberikan izin untuk melangsungkan akad nikah atau ijab kabul.

4. Walaupun belum menikah secara resmi, pasangan ini lebih dulu menggelar acara resepsi pernikahan pada 1 Maret 2018.

5. Setelah mendapat dispensasi dari Pengadilan Agama Bantaeng, pasangan ini kembali ke KUA Kecamatan Bantaeng untuk mengajukan permohonan kehendak  nikah pada 11 April 2018.

6. Akad nikah yang direncanakan pada hari Senin (16/4/2018) ini harus batal. Karena pasangan ini tidak mengantongi dispensasi dari KUA Kecamatan Bantaeng.

7. Jikalau pasangan ini tidak bisa mendapat dipensasi dari KUA Kecamatan Bantaeng, pasangan ini tetap bisa menikah. Namun ada jarak antara pendaftaran pernikahan dan akad nikah selama 10 hari. Jadi pasangan ini bisa menikah pada Senin (23/4/2018) pekan depan.

8. Alasan untuk melangsungkan pernikahan pun tebilang unik, pasalnya sang perempuan ini takut tidur sendiri. Karena sang ibu sudah meninggal setahun yang lalu sedangkan sang ayah kerap keluar daerah bekerja.

9. Mahar atau uang panai'-nya pun terbilang cukup banyak, di antaranya uang tunai Rp10 juta, beras 200 liter dan tanah seluas 5 are.

10. Berawal dari dibonceng pulang k erumah, hingga akrab di Facebook. Kemudian PDKT selama sebulan, melanjutkan hubungan pacaran 5 bulan hingga akhirnya memutuskan untuk menikah.

Ini Fakta-fakta Pernikahan Dini di Bantaeng yang Viral