Senin, 16 April 2018 19:44 WITA

Motif Balas Dendam Dibalik Bentrokan di Unismuh

Penulis: Himawan
Editor: Adil Patawai Anar
Motif Balas Dendam Dibalik Bentrokan di Unismuh
barang bukti bentrokan di Unismuh.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kanit Reskrim Polsek Rappoccini Makassar, Iptu Iqbal mengungkapkan motif bentrokan yang terjadi antar mahasiswa di kampus Unismuh, Senin (16/4/2018). Ia mengatakan bentrokan bermula pada pukul 15.00 Wita. 

Iqbal mengatakan dari informasi awal yang dihimpunnya, bentrokan ini berawal dari motif balas dendam dari bentrokan yang terjadi beberapa hari yang lalu. Kelompok korban yang merupakan gabungan beberapa kelompok mahasiswa Unismuh, kata Iqbal pada sore tadi terlebih dahulu menyerang kelompok mahasiswa lainnya. 

"Cuma karena jumlahnya mereka sedikit, akhirnya mereka dipukul mundur. Mereka juga tidak siap," kata Iqbal saat ditemui di Rumah Sakit Faisal, Senin (16/4/2018) Maghrib. 

Iqbal mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku bentrokan tersebut. Ia juga mengatakan dari bentrokan tersebut, polisi sudah menyita beberapa senjata tajam berupa senjata rakitan, badik, parang, busur, dan sejumlah benda tajam lainnya. 

Peluru rakitan tersebut, kata Iqbal juga ditembakkan berkali-kali ketika bentrokan pecah di kampus yang terkenal dengan almamater biru tua di Makassar ini. 

"Ada beberapa senjata tajam yang kami amankan. Untuk pelaku penyerangan maupun bentrokan kami masih sementara meyelidiki,"imbuhnya. 

Sementara Wakil Rektor 3 Unismuh, M. Tahir saat ditemui di RS Faisal juga enggan berkomentar banyak terkait benterokan yang terjadi di kampusnya. Saat ditanya tindak lanjut sanksi untuk mahasiswa yang terlibat bentrok ia pun enggan menjawabnya. 

"Saya harus netral," terangnya. 

Hingga kini ketiga korban yang terluka akibat bentrokan masih dirawat di RS. Faisal. Dua diantaranya (Waka dan Suparmin) mengalami luka kritis setelah dihantam benda tumpul. Sementara Abdul Rahman di bagian kepalanya dijahit karena juga menderita pukulan keras. 

Dari informasi yang dihimpun Rakyatku.Com, sebelumnya pada tanggal 12 April 2018, kampus Unismuh juga mengalami bentrokan antara mahasiswa Manajemen dan mahasiswa Teknik. Lagi-lagi satu rekan Suparmin (mahasiswa manajemen) terluka.