Senin, 16 April 2018 18:41 WITA

Dua dari Tiga Mahasiswa Korban Bentrokan di UNISMUH Alami Kritis

Editor: Adil Patawai Anar
Dua dari Tiga Mahasiswa Korban Bentrokan di UNISMUH Alami Kritis

RAKYATKU.COM - Tiga korban bentrokan antar mahasiswa yang terjadi di pelataran kampus Unismuh, Senin (16/4/2018) kini masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Faisal, Kecamatan Rappocini, Makassar. Dua diantaranya (Suparmin dan Waka) masih belum sadarkan diri. 

Ketiga korban tersebut masing-masing bernama Abdul Rahman (20) mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam, Suparmin mahasiswa jurusan akuntansi, dan Waka mahasiswa jurusan Manajemen Unismuh. Abdul Rahman satu-satunya korban yang selamat mengatakan detik-detik ketika ia diserang oleh orang-orang yang tidak dikenal. 

"Waktu itu saya lagi berada di sekitar gedung tiba-tiba sekitar dua puluh orang pakai helm bawa busur langsung menyerang. Lalu waktu mau melintas, tiba-tiba saya dikeroyok," kata Rahman. 

Dua dari Tiga Mahasiswa Korban Bentrokan di UNISMUH Alami Kritis

Akibat serangan ini, kepala Rahman bocor karena pukulan benda tumpul dari puluhan orang yang menyerangnya. Sementara dua rekannya Waka dan Suparmin mengalami benjolan di bagian mata, telinga mengeluarkan darah dan di sekujur tubuhnya terutama di bagian tangan juga mengalami memar berat. 

Diduga luka kedua mahasiswa ini disebabkan oleh benda tajam yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa yang menyerangnya. Ketiga mahasiswa ini juga tercatat dalam salah satu kader organda Enrekang yang ada di Sulawesi Selatan. Dari pantauan Rakyatku.com, Rumah Sakit Faisal khusus di depan IGD dipenuhi oleh mahasiswa asal Enrekang.