Senin, 16 April 2018 17:53 WITA

Hakim Cuti, Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Mahasiswi FK UMI Ditunda

Penulis: Himawan
Editor: Aswad Syam
Hakim Cuti, Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Mahasiswi FK UMI Ditunda
Polda Sulsel saat melakukan olah TKP di lokasi meninggalnya Rezky Evienia Syamsul, saat melakukan diksar TBM 110-FK UMI di Tombolo Pao, Selasa (7/6/2016) lalu.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Humas pengadilan negeri Makassar, Bambang Nur Cahyono mengungkapkan alasan penundaan sidang pembacaan tuntutan, kepada ketiga terdakwa kasus pembunuhan mahasiswi kedokteran UMI, Rezky Evienia Syamsul. Bambang menjelaskan alasan hakim tidak hadir, dikarenakan sedang cuti. 

"Ketua majelis hakim sedang cuti. Minggu depan tuntutan jaksa kami terima," ujar Bambang saat dikonfirmasi Rakyatku.Com, Senin (16/4/2018).

Bambang menjelaskan, ketua majelis hakim dalam sidang ini dipegang langsung Ketua Pengadilan Negeri Makassar, Kemal Tampubolon. Adapun hakim anggota ialah Made Subagua Astawa dan Budiansah dengan panitera pengganti Naisjiah. 

Dengan penundaan ini, sudah enam kali sidang pembacaan tuntutan untuk terdakwa kasus pembunuhan Rezky Evienia Syamsul ditunda secara beruntun. Situasi ini semakin pelik, karena ketiga terdakwa juga rekan sealmamater korban di Fakultas Kedokteran UMI, masih bebas berkeliaran. Mereka adalah Heldi Jafar (21), Wahyuni Rahman (20)dan Sesaria Fatimah Nur Bahtiar (21). 

Rezky Evienia Syamsul (22), mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengembuskan napas terakhir pada Selasa (7/6/2016) lalu usai mengikuti kegiatan pengkaderan tim bantuan medis (TBM) 110-FK UMI di Pegunungan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Kematian Rezky diduga atas kelalaian yang dilakukan oleh seniornya. 

Penanganan kasus ini sempat terseok-seok, pasalnya Polda Sulsel baru melimpahkan barang bukti dan tersangka tahap kedua ke Pengadilan Negeri pada Juli 2017 lalu. 

Adapun sidang perdana untuk ketiga terdakwa baru digelar pada Kamis (13/7/2017) lalu.