Senin, 16 April 2018 17:58 WITA

Persidangan Kasus Pembunuhan Mahasiswi Kedokteran UMI Belum Jelas

Editor: Adil Patawai Anar
Persidangan Kasus Pembunuhan Mahasiswi Kedokteran UMI Belum Jelas
Rezky Evienia Syamsul.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Humas pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nur Cahyono mengungkapkan, alasan penundaan sidang pembacaan tuntutan kepada ketiga terdakwa kasus pembunuhan mahasiswi kedokteran UMI, Rezky Evienia Syamsul. Bambang menjelaskan alasan hakim tidak hadir dikarenakan sedang cuti. 

"Ketua majelis hakim sedang cuti. Minggu depan tuntutan jaksa kami terima,"ujar Bambang saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Senin (16/4/2018).

Bambang menjelaskan, ketua majelis hakim dalam sidang ini dipegang langsung Ketua Pengadilan Negeri Makassar, Kemal Tampubolon. Adapun hakim anggota ialah Made Subagua Astawa dan Budiansah dengan panitera pengganti Naisjiah. 

Dengan penundaan ini sudah enam kali sidang pembacaan tuntutan untuk terdakwa kasus pembunuhan Rezky Evienia Syamsul ditunda secara beruntun. Situasi ini semakin pelik karena ketiga terdakwa juga rekan sealmamater korban di fakultas kedokteran UMI, masih bebas berkeliaran. Mereka adalah Heldi Jafar (21), Wahyuni Rahman (20)dan Sesaria Fatimah Nur Bahtiar (21). 

Rezky Evienia Syamsul (22), mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengembuskan nafas terakhir pada Selasa (7/6/2016) lalu usai mengikuti kegiatan pengkaderan tim bantuan medis (TBM) 110-FK UMI di Pegunungan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Kematian Rezky diduga atas kelalaian yang dilakukan oleh seniornya. 

Penanganan kasus ini sempat terseok-seok, pasalnya Polda Sulsel baru melimpahkan barang bukti dan tersangka tahap kedua ke Pengadilan Negeri pada Juli 2017 lalu. Adapun sidang perdana untuk ketiga terdakwa baru digelar pada Kamis (13/7/2017).