Senin, 16 April 2018 14:27 WITA

Bantu Pacar Aborsi di Dukun Beranak, Pria Ini Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Editor: Abu Asyraf
Bantu Pacar Aborsi di Dukun Beranak, Pria Ini Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana
Kasat Reskrim Polres Takalar, Norman H Sihite

RAKYATKU.COM - Kasus aborsi yang menewaskan RR (21), seorang mahasiswa, terus bergulir di Polres Takalar.

Polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni A yang merupakan pacar RR dan H, dukun beranak yang membantu proses aborsi. 

"Saat ini masih sementara kita proses," ungkap Kasat Reskrim Polres Takalar, Norman H Sihite, Senin (16/4/2018).

Ia menyebut, rencana aborsi tersebut datang dari kedua pasangan yang belum menikah tersebut. Hanya saja, ia mengaku belum mendalami inisiatif untuk melakukan aborsi dimulai dari siapa.

"Inisiatif tersebut berasal dari mereka tetapi belum kami dalami dari laki-laki atau perempuan," tambahnya.

Meski demikian Norman mengatakan, pacar korban terancam dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Sementara dukun beranak yang diduga membantu aborsi terancam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

RR meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Gowa. Korban meninggal diduga setelah melakukan upaya mengeluarkan janin secara paksa di Dusun Cikoang, Desa Cikoang, Kecamatan Mengarabombang, Kabupaten Takalar pada Senin (9/4/2018).

Tags