Minggu, 15 April 2018 19:39 WITA

Di Transaksi Birahi ke-13, Langkah Muncikari Ini Terhenti

Editor: Aswad Syam
Di Transaksi Birahi ke-13, Langkah Muncikari Ini Terhenti
Ilustrasi pelacuran

RAKYATKU.COM, NUNUKAN – Seorang muncikari di Nunukan Barat, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan usahanya. Itu setelah dia diciduk aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Nunukan pada Sabtu malam (14/4/2018), sekitar pukul 23.00 Wita.

Awalnya, usaha SS (41) berjalan lancar. Setiap menjajakan wanita pemuas birahi koleksinya secara online, pria asal Nunukan Barat ini, berhasil mendapatkan keuntungan antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

SS diamankan aparat di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Nunukan Tengah, bersama seorang wanita berinisial YRA. Wanita ini berperan sebagai penghubung.

Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi, sebagaimana dilansir dari Kalimanthana, Minggu (15/4/2018) menjelaskan, turut diamankan sejumlah barang bukti, salah satunya satu unit sepeda motor Honda Beat dengan plat polisi KT 4454 SM, yang biasa dia pakai untuk menjalankan operasinya.

Polisi juga menyita tiga unit telepon seluler merek Samsung, dan satu lainnya merek Oppo serta uang tunai sebesar Rp1,5 juta. Uang ini diduga hasil transaksi dengan pelanggannya.

Di hadapan penyidik yang melakukan interogasi awal, SS mengakui aksinya. Dalam aksinya, SS menjadikan sejumlah hotel di daerah Nunukan itu sebagai lokasi tempat berkencan bagi perempuan-perempuan yang dikoordinasinya, setelah pelanggan memesan wanitanya lewat ponsel.