Rabu, 11 April 2018 15:17 WITA

Berawal dari Mimipi, Kulit Seorang Wanita di Bulukumba Tiba-tiba Melepuh

Penulis: Rahmatullah
Editor: Adil Patawai Anar
Berawal dari Mimipi, Kulit Seorang Wanita di Bulukumba Tiba-tiba Melepuh
Hasmi (40).

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Hasmi (40), Warga Dusun Kaluku, Desa Benteng Palioi Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba ini mengalami penyakit kulit yang aneh.

Janda yang selama ini tinggal di negeri Jiran Malaysia ini mengalami penyakit dengan kulit terkelupas dan memerah di sekujur tubuhnya, melepuh menyerupai luka bekas bakar. Hasmi kembali ke kampungnya dua bulan lalu setelah bercerai dengan suaminya.

Menurut penuturan kerabatnya, M Riswan, Hasmi terkenan penyakit kulit aneh itu pada Minggu 8 April 2018 lalu. Menurut pengakuan Hasmi, pada malam minggu, Hasmi bermimpi badannya gatal-gatal, dan saat pagi harinya kaget karena secara tiba-tiba badannya sudah melepuh dan kulitnya terkelupas.

"Pengakuannya kepada kami kerabatnya, malamnya mimpi gatal. Makanya kami heran kenapa sampai begitu kulitnya, padahal tidak pernah terbakar," ujar Riswan kepada Rakyatku.com, Rabu (11/4/2018).

Karena penyakit ini, tubuh Hasmi terasa panas dan perih pada waktu-waktu tertentu. Untuk mengobatinya keluarga hanya mengandalkan obat ramuan dari tumbuhan karena kondisi ekonomi.

loading...

"Katanya kalau datang panasnya, titik panas itu merayap di badannya, sehingga sekarang hanya dilapisi daun pisang supaya sejuk," ujarnya.

Penyakit ini telah menyerang 95 persen tubuh korban, dan yang tersisa hanya pada bagian bibir, wajah, dan jari-jari tangannya, sedangkan tubuh lainnya terkelupas dan memerah.

Sementara itu, Humas RSUD Sukthan dg Radja Bulukumba yang dimintai keterangan mengaku belum bisa memastikan jenis penyakit yang dialami Hasmi. Olehnya, Hasmi diminta segera dirawat di RSUD agar bisa tertangani dengan baik.

"Kalau penyakit kulit yang menyerang namanya Herpes, hanya saja dilihat dari kondisinya, sepertinya bukan. Kami akan konsultasikan hal ini," ujar Humas Rsud, Gumala Rubiah yang dikonfirmasi rakyatku.com.

Loading...
Loading...