Kamis, 05 April 2018 03:30 WITA

Hati-hati Tertipu, Situs Porno Ubah Gaya Jadi Tempat Curhat dan Berbagi Resep

Editor: Abu Asyraf
Hati-hati Tertipu, Situs Porno Ubah Gaya Jadi Tempat Curhat dan Berbagi Resep
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Jerat-jerat maksiat semakin beragam. Terbaru, situs porno berubah gaya jadi tempat curhat. Tak kalah mengejutkan, ada pengunjung yang saling berbagai resep makanan di antara video-video vulgar.

Fenomena itu terjadi di laman situs porno terkenal, Pornhub. Di kolom komentar pada situs itu, terpantau muncul beragam komentar yang tak melulu terkait seks. 

Beberapa pengunjung menyampaikan "curhat", dan bahkan meminta masukan kepada pengunjung lainnya lewat kolom komentar, tentang permasalahan yang mereka hadapi. Saran yang didapatkan pun tergolong baik. 

Sesama pengunjung membentuk jaringan pertemanan yang solid lewat komentar-komentar tersebut. Bisakah dibayangkan, diskusi tentang persoalan-persoalan itu muncul di bawah video-video seks yang disuguhkan secara terbuka dan vulgar? Tapi, hal itulah yang terjadi. 

Hal yang lebih mengejutkan adalah topik yang dibahas bukan soal kehidupan seksual saja. Ada banyak pembahasan tentang persoalan keseharian, bahkan hingga pertukaran resep makanan. 

Loading...

Jessica Lindsay, penulis di laman Metro.co.uk, menduga, fenomena ini terjadi karena para pengunjung situs porno mungkin bisa merasa terbuka, setelah pengalaman "terbuka" yang mereka jalani di web itu. 

Lindsay menyebut, mungkin orang-orang merasa bahwa mereka memiliki "semangat" yang sama dengan penikmat situs pornografi lain, dan lantas melihatnya sebagai "zona tanpa penghakiman". Mungkin pula, mereka merasa nyaman dan terlindungi saat berinteraksi dalam situs tertutup seperti itu, ketimbang harus berbagi cerita di Facebook yang diwarnai isu pembocoran data? 

Bagaimana pun, Lindsay memandang, rasa hormat dan komentar yang ditunjukkan dalam fenomena komunitas di laman Porhub, merupakan hal yang patut diapresiasi.  "Kalau saja kita semua bisa menjadi ramah seperti mereka ketika orang membutuhkan bantuan," ungkap Lindsay dalam artikelnya. (Sumber: Kompas.com)

Loading...
Loading...