Rabu, 04 April 2018 18:21 WITA

Lewat Femme, Dekranasda Gowa Bakal Bikin Malino Go Internasional

Editor: Nur Hidayat Said
Lewat Femme, Dekranasda Gowa Bakal Bikin Malino Go Internasional
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gowa saat audiensi dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - The International Woman's Exhibition (Femme) kembali digelar.  Dalam event berskala nasional edisi ke-13 kali ini, bukan hanya Kota Makassar yang menjadi tuan rumah, kabupaten tetangga Gowa, pun ikut andil. 

Dalam hal ini, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gowa yang dipercayakan menjadi host sekaligus tuan rumah pada perhelatan pameran fashion terbesar di Indonesia timur yang akan digelar 11-15 April mendatang di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

Momen istimewa tersebut bakal digunakan Dekranas Gowa untuk  mempromosikan Malino sebagai destinasi wisata andalannya.

Ketua Panitia Femme dari Dekranasda Gowa, Fia Sahar, saat melakukan audiensi dengan Bupati Gowa terkait penyelenggara Femme 2018 mengatakan, pihaknya akan membawa Malino pada event tersebut. Itu karena Femme 2018 merupakan event yang sebagian besar dihadiri tamu luar kota maupun mancanegara.

"Alhamdulillah kita dipercaya menjadi tuan rumah pada acara ini, kesempatan yang sangat bagus. Sehingga kita akan pergunakan sebaik-baiknya agar destinasi Malino bisa dikenal oleh banyak orang. Apalagi kebanyakan yang berpartisipasi dalam acara ini orang dari luar," katanya, Rabu (4/4/2018).

Selain sebagai ajang promosi, Fia menjelaskan akan ada lomba Putri Bunga diadakan oleh Dekranasda Gowa yang diikuti 30 peserta. 

"Semua serba bunga, pesertanya itu 10 dari ibu Dharma Wanita kecamatan atau PKK, dan selebihnya dibuka untuk umum," ucapnya.

Sementara itu, Chairwomen Femme, Icha Az Lili, mengatakan alasan memilih Dekrasanada Gowa sebagai kabupaten pertama dijadikan kerja sama. Gowa, kata dia, memiliki potensi wisata dan budaya yang layak dikenal oleh masyarakat luar.

"Kenapa kita pilih Gowa, karena Gowa ini memiliki destinasi wisata dan kebudayaan yang layak diangkat dan dipromosikan. Apalagi ini dihadiri 350 peserta yang mana hanya 10 persen dari Sulsel, 90 persen dari luar. Sehingga kesempatan yang sangat baik untuk mempromosikan wisata khususnya Malino pada masyarakat luas. Kita pilih Dekranasda Gowa karena yang saya lihat orang-orangnya sangat aktif dan kreatif," jelasnya. 

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan pihaknya setuju Gowa ambil bagian pada acara besar ini. "Karena kami memang sedang dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Gowa, dan kami sedang mengganggas Malino jadi destinasi nasional," katanya.