Minggu, 01 April 2018 17:10 WITA

India Batasi Jam Kunjungan di Taj Mahal

Editor: Aswad Syam
India Batasi Jam Kunjungan di Taj Mahal
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat berkunjung ke Taj Mahal.

RAKYATKU.COM, INDIA - India menetapkan batas waktu maksimum tiga jam, yang dapat dihabiskan wisatawan di Taj Mahal. 

Batas baru akan diberlakukan mulai besok, dalam upaya mengelola kerumunan dan mengurangi kemacetan di dalam. 

Pihak yang menangani monumen cinta yang menerima lebih dari delapan juta pengunjung per tahun itu, juga berharap, langkah itu akan menghentikan wisatawan dari menginap berlebihan.

Inspektur arkeolog Bhuvan Vikram mengatakan kepada Sky News, pihaknya memutuskan tiga jam sudah cukup waktu bagi wisatawan, untuk melihat Taj Mahal, bahkan dengan kecepatan yang santai. 

"Kami akan memantau selama berbulan-bulan baik di musim tinggi maupun rendah, dan kemudian membuat panggilan pada apakah kami perlu meningkatkan proses," ujarnya.

Loading...

Anak-anak di bawah 15 tahun tidak tercatat, karena mereka masuk gratis tetapi di bawah proposal baru, mereka akan diberi tiket tidak bertingkat untuk memastikan jumlah pegawai yang akurat. 

Waktu akan ditentukan pada setiap tiket, dan masing-masing akan diperiksa di pintu keluar. Jika pengunjung sudah melewati batas waktu yang ditentukan, mereka harus membeli tiket baru. Langkah ini dilakukan setelah rencana dianggap membatasi jumlah pengunjung menjadi 40.000 orang setiap hari setelah keluhan 'polusi manusia' di situs tersebut. 

Namun, Vikram mengatakan, jika proposal batas waktu baru berhasil, maka para pejabat tidak harus masuk ke monumen. 

Taj Mahal adalah salah satu hotspot wisata yang paling banyak dikunjungi di India, dan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1983. Tetapi meskipun ini secara kontroversial ditinggalkan dari brosur turis resmi, setelah menteri mengatakan itu tidak mewakili budaya India. Itu juga ditinggalkan dari rencana anggaran warisan.

Loading...
Loading...