Jumat, 23 Maret 2018 18:05 WITA

Opini

Anak Muda Emoh Partai? Mau ke Mana?

Editor: Mulyadi Abdillah
Anak Muda Emoh Partai? Mau ke Mana?
Dadang Mas Bakar

FENOMENA “emoh partai” di kalangan muda ini merupakan kabar buruk bagi masa depan pelembagaan sistem kepartaian di Indonesia. Berbagai permasalahan yang muncul disebabkan oleh “emoh partai” menjadi cambukan keras pada partai politik di Indonesia. 

Betapa tidak, salah satu kewajiban partai adalah memberikan edukasi politik yang pada akhirnya akan meningkatkan partisipasi politik masyarakat Indonesia dinilai gagal. 

Partai yang seharusnya menjadi pusat informasi pemuda akan politik seakan tidak berjalan sesuai harapan. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat penurunan party identification yang sangat besar. Dari 25,4 persen pada tahun 2012 turun menjadi 13,5 persen pada tahun 2013. Serta diperparah dengan jumlah keinginan pemuda untuk berpartisipasi dalam politik yang masih sangat minim hanya 42%.

Pendidikan politik adalah satu-satunya jawaban yang tepat dalam permasalahan "emoh partai" di kalangan pemuda Indonesia. Dibutuhkan sebuah wadah anak muda yang turut memberikan concern terhadap pendidikan politik Indonesia demi membantu tugas partai politik.

Bukan tidak mungkin, inti dari pelaksanaan politik yang baik kedepannya sudah harus dimulai sedari sekarang, melalui pendidikan politik anak muda. 

Fraksi Muda Indonesia (FMI) hadir untuk turut meningkatkan pengetahuan politik anak muda sehingga partisipasi politik pemuda akan terus meningkat. Fraksi Muda Indonesia merupakan organisasi pendidikan politik terkhusus untuk kalangan anak muda memiliki keinginan dan dedikasi yang tinggi.

Salah satu metode yang digunakan oleh Fraksi Muda Indonesia (FMI) adalah berinteraksi langsung dengan pengamat politik serta pelaku politik baik dari pimpinan partai, pemerintahan pusat maupun daerah serta anggota-anggota partai yang dikemas melalui mekanisme mentoring, sehingga tercipta pengetahuan yang lebih mendalam terhadap politik. 

Diharapkan melalui pendekatan tersebut fenomena “emoh partai” akan semakin tergerus dan seluruh elemen masyarakat terutama pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa akan memiliki ketertarikan terhadap politik sehingga sistem perpolitikan yang sampai saat ini selelu diperjuangan dan diteriakkan terjaga dengan baik. 

Fraksi Muda Indonesia (FMI) berdiri dengan lantang dan tegas mengajak pemuda, pemerintah serta partai politik untuk bekerjasama dalam hal peningkatan partisipasi politik demi Indonesia emas, demi Indonesia Merdeka, demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penulis: Dadang Mas Bakar
(Sekretaris Jenderal Fraksi Muda Indonesia)