Kamis, 22 Maret 2018 18:07 WITA

Hingga Maret, Baru 28,40 Persen Wajib Pajak Makassar yang Melapor

Penulis: Nurhikmah
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Hingga Maret, Baru 28,40 Persen Wajib Pajak Makassar yang Melapor
Ilustrasi pajak. Int.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Realisasi penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2018 di Kantor Perwakilan (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulselbartra khusus di Kota Makassar masih cukup rendah. Yakni baru mencapai  28,40 persen. 

Berdasarkan data Kawil Pajak DJP Sulselbartra, hingga 15 Maret, total presentasinya masih 28,49 persen dari target 186.081 SPT. 

"Artinya Baru 53.014 yang melapor," kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulselbartra, Eka Sila Kusna Jaya.

Angka tersebut didapatkan dari tiga jenis Wajib Pajak (WP), masing-masing WP Badan Baru 40 persen WP Orang Pribadi Karyawan 30,05 persen dan WP Orang Pribadi non Karyawan 26,41 persen. 

"Dari 53.014 SPT yang melapor, 51,25 persen via e-filing, 17,69 persen via e-SPT, dan 33,21 persen via manual," ungkapnya.

Bila dibandingkan pada 2016, per 15 Maret ada sekitar 40.645 SPT yang melapor. Sedangkan pada 2017 ada sekitar 52.845 SPT yang melapor.

"Tahun ini hanya naik 169 SPT saja. Ini sejalan dengan bertambahnya Wajib Pajak di kanwil DJP Sulselbartra," katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat yang belum menyampaikan SPT untuk segera melaporkan kewajiban SPT tahunan 2018.

"Pajak adalah penopang penerimaan negara yang terbesar, sehingga kepatuhan dan kesadaran dalam melaksanakan kewajiban perpajakan dari warga negara menjadi modal utama untuk stabilitas perekonomian negara kita," katanya.