Kamis, 22 Maret 2018 05:00 WITA

Anda Sering Kehilangan Barang? Coba Amalkan Doa Ini

Editor: Abu Asyraf
Anda Sering Kehilangan Barang? Coba Amalkan Doa Ini
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Mungkin Anda sering kehilangan barang berharga. Entah dicuri orang atau tercecer dengan sendirinya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kejadian yang sama tak terulang.

Hal pertama yang harus dipastikan adalah status barang tersebut. Jangan-jangan barang tersebut diperoleh dengan cara tidak halal.

Barang yang dijamin kehalalannya pun tak bisa dipastikan aman dari pencurian. Agar lebih aman dan Anda tidak diliputi rasa was-was, Anda bisa mengamalkan doa ini.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar Ustaz Fadhlan Akbar Lc MHI pernah menceritakan kisah perjalanan haji di Tanah Arab. Calon haji ini berangkat dari kampungnya menuju Mekah dengan naik unta.

Di Mekah, orang ini menyewa sebuah rumah hingga selesainya ibadah haji. Sebelum pulang ke kampungnya, orang tersebut menemukan sebongkah emas yang tertanam dalam tanah.

Niat jahatnya muncul. Dia mengambil bongkahan emas itu untuk dibawa pulang kampung. Dalam perjalanan, untanya mengamuk dan lari membawa bongkahan emas itu. Setelah dicari ke mana-mana, orang itu tidak ketemu untanya.

Dia akhirnya memutuskan melanjutkan perjalanan pulang kampung. Dia tidak merelakan untanya pergi bersama bongkahan emas itu.

Tahun berikutnya, orang ini kembali naik haji. Dia melewati jalur yang sama. Dia berharap bisa menemukan bangkai untanya karena diperkirakan telah meninggal. Ternyata benar. Dia menemukan tulang unta. Hal itu dia kenali karena di samping unta itu, terdapat bongkahan emas yang dia ambil di Mekah.

Orang tersebut kemudian mengambil emas dan berniat mengembalikan ke posisi semula. Setelah ditanam kembali di rumah yang dia sewa, datanglah pemilik rumah. Dia langsung menggali emas itu tanpa menaruh curiga sedikitpun.

Jemaah haji ini memberanikan menyampaikan bahwa emas itu pernah dia ambil dan pergi entah ke mana sebelum dia menemukannya kembali. Pemilik emas hanya tersenyum. Dia tidak marah sama sekali.

Dengan tenang, dia berkata, "Walau pun emas ini hilang bertahun-tahun, pada akhirnya akan kembali ke sini karena saya telah menitipkannya kepada Allah subhanahu wata'ala."

Ternyata saat menyimpan emas itu, dia membaca doa, "Astadi'ukal lahal lazii la tadhii'u wada i'uhu". Artinya, "Aku titipkan kamu kepada Allah yang tidak akan tersia-sia apa yang dititipkan kepadaNya."

Doa dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ini sebenarnya untuk melepas musafir. Hadis ini diriwayatkan Ibnu Majah dan dishahihkan Syeikh Al-Albany dalam Shahihul Jami’.

Namun, menurut Ustaz Fadhlan, doa ini juga dapat diamalkan ketika menyimpan sesuatu seperti yang terjadi dalam kisah di atas. Tak hanya itu, doa ini juga bisa diamalkan saat melepas anak ke sekolah.

"Sekarang ini anak-anak kita terancam berbagai hal negatif, termasuk narkoba yang menyasar anak-anak sekolah. Jika anak kita titipkan kepada Allah, insya Allah akan terjaga," kata ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar itu.

Berita Terkait