Rabu, 21 Maret 2018 23:20 WITA

Selain Kadis Kominfo Jeneponto, Tiga Tersangka Lain Ikut Ditahan Kejati

Editor: Abu Asyraf
Selain Kadis Kominfo Jeneponto, Tiga Tersangka Lain Ikut Ditahan Kejati
Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto Saut Mulatua Tambunan (kanan).

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfo) Jeneponto, Amir Syarifuddin tidak ditahan sendirian. Ada tiga tersangka lain yang ikut ditahan dalam kasus Terminal Pasar Karisa.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto Saut Mulatua Tambunan menyebutkan selain Kadis Kominfo, Kejati Sulselbar juga menahan tiga orang tersangka proyek pemadatan dan penimbunan pembangunan Terminal Pasar Karisa tahun 2015. 

Keempat orang tersangka diduga terlibat mark up anggaran proyek pengerjaan pemadatan dan penimbunan Terminal Pasar Karisa di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto tahun 2015.

"Sudah ditahan empat orang inisial AS sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) , HS sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), rekanan YS dan S selaku konsultan pengawas. Keempat tersangka ditahan Kejati Sulselbar pada hari Selasa 20 Maret 2018 di Lapas Klas I Makassar," jelas Saut, Rabu (21/3/2018).

"Penyidik Polda melimpahkan berkasnya ke Kejati dan berkas kasus tersebut beserta bukti-buktinya cukup lengkap, makanya keempat tersangka kita tahan," kata Saut Mulatua. 

Menurut mantan kepala Seksi Intel Kejari Pangkep itu, penahanan dilakukan penyidik terhadap kepala Dinas Kominfo Jeneponto dan tiga tersangka lainnya atas dugaan kasus korupsi pembangunan Terminal Pasar Tradisional Turatea Jeneponto tahun 2015.

Kasi Pidsus Kejari Jeneponto itu menduga ada mark up anggaran pada proyek pembangunan terminal pasar karisa sekitar kurang lebih Rp300 juta dari total anggaran Rp1 miliar.