Rabu, 21 Maret 2018 18:13 WITA

Mantan Kepala KSP Hijau Muda Makassar Dijatuhi Hukuman 1,8 Tahun Penjara

Penulis: Himawan
Editor: Adil Patawai Anar
Mantan Kepala KSP Hijau Muda Makassar Dijatuhi Hukuman 1,8 Tahun Penjara

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Mantan Kepala Koperasi Simpan Pinjam Hijau Muda Makassar, Yus Ardiansyah Susandy dijatuhi hukuman kurungan penjara 1 tahun 8 bulan oleh pengadilan Tipikor Makassar, Rabu (21/3/2018). Yus merupakan terdakwa pada kasus korupsi penyalahgunaan dana LPDB Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-UMKM) yang terjadi pada periode 2010- 2013 silam.

Hukuman ini lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut hukuman 2 tahun enam bulan. Putusan ini sendiri dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Canning Budiana.

"Mememutuskan hukuman 1 tahun 8 bulan penjara dengan penggantian kerugian negara Rp1,6 Miliar subsider 3 bulan. Selain itu terdakwa juga dikenakan denda pidana Rp50 Juta subsider 1 bulan kurungan penjara," ujar Canning saat membacakan putusan hukuman.

Menanggapi putusan ini, pengacara terdakwa, Buyung Harjana mengatakan  masih memikirkan untuk melakukan banding. Pasalnya hukuman ini lebih ringan dari dugaannya. Ia akan berkonsultasi dengan Yus untuk membicarakan banding yang akan dilakukannya.

"Untuk sementara kami terima semua. Saya juga masih akan terus konsultasi dengan klien kalau mau banding dalam waktu dekat. Saya akan menanyakan sikapnya bagaimana,"ujar Buyung.

Loading...

Sebelumnya Yus Ardyansyah Susandy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyalahgunaan dana LPDB Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-UMKM) saat masih menjabat sebagai Ketua Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Hijau Muda. Ardiansyah telah menyalah gunakan dana LPDB untuk kepentingan pribadi sehingga negara dirugikan sebesar Rp 2 Miliar.

Selain diduga menyalahgunakan dana koperasi hijau muda, Ardyansah juga diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana Koperasi Singara. Yus diduga sebagai otak utama tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 7 Miliar di Koperasi Singara.

Dari informasi yang dihimpun Rakyatku.com, Yus juga pernah dinyatakan buron oleh Kejati Sulsel selama empat bulan sebelum pada bulan Juli 2017 lalu.

Loading...
Loading...