Rabu, 21 Maret 2018 10:29 WITA

Menelepon Sambil Mengecas, Gadis India Tewas saat Ponselnya Meledak

Editor: Aswad Syam
Menelepon Sambil Mengecas, Gadis India Tewas saat Ponselnya Meledak
Korban dan ponsel yang meledak.

RAKYATKU.COM, INDIA - Banyak dari kita yang mengabaikan penggunaan ponsel saat mengisi daya. Tetapi Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk melakukannya, setelah membaca artikel ini. 

Dilansir dari worldofbuzz, seorang gadis 18 tahun dari Odisha, India, dilaporkan meninggal setelah dia berbicara di ponselnya saat sedang mengisi daya. 

Menurut The New Indian Express, Uma Oram menggunakan ponselnya sebelum meledak. Dia telah berbicara di telepon dengan seorang kerabat, ketika dia menyadari bahwa baterai di ponselnya sudah habis. Sehingga, dia memutuskan untuk mengisi daya. 

Dia memasang teleponnya ke pengisi baterai, dan melanjutkan pembicaraannya. Tiba-tiba, tragedi terjadi ketika ponsel meledak dengan keras dan remaja itu jatuh pingsan. 

Dia dilarikan ke rumah sakit, dimana ditemukan bahwa dia menderita luka bakar yang parah di tangan, dada dan kakinya. 

Sedihnya, ketika dia tiba di Rumah Sakit District Headquarters (DHH), dia dinyatakan meninggal oleh dokter di sana. 

Saudara laki-lakinya, Durga Prasad Oram berkata, "Telepon seluler dicas ketika dia mulai berbicara dengan seorang kerabat. Baterainya tiba-tiba meledak. Sebelum kami tahu apa yang sebenarnya terjadi, Uma jatuh pingsan. Dia dinyatakan meninggal di rumah sakit."

Tidak jelas model ponsel apa itu, tetapi foto menunjukkan merek Nokia terpampang di telepon yang meledak. Keluarga Uma menuntut kompensasi dari produsen telepon, karena mereka mengatakan bahwa ponsel baru saja diluncurkan tahun lalu. 

Namun, Daily Mail melaporkan, Nokia telah menolak bahwa ponsel tersebut diproduksi atau dijual oleh HMD Global, rumah baru ponsel Nokia. 

"Meskipun kami belum dapat memverifikasi secara independen fakta-fakta dari salah satu laporan ini, kami dapat mengonfirmasi bahwa ponsel yang dimaksud tidak diproduksi atau dijual oleh HMD Global. Rumah baru ponsel Nokia itu, disiapkan untuk membuat berbagai perangkat Nokia baru. 

"Di HMD Global, kami berkomitmen untuk memproduksi handset berkualitas tinggi yang memberikan pengalaman pengguna yang kuat dan memenuhi harapan pelanggan yang tinggi. Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus dan tubuh Uma telah dikirim untuk bedah mayat," beber pihak Nokia.