Selasa, 20 Maret 2018 09:35 WITA

Sudah Ditiduri, Wanita Cantik Ini Syok Pacarnya Marinir Gadungan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sudah Ditiduri, Wanita Cantik Ini Syok Pacarnya Marinir Gadungan
Pelaku Dede alias DZ.

RAKYATKU.COM - Demi memikat hati perempuan, Dede alias DZ (25) mengaku sebagai anggota Marinir, kesatuan elite TNI Angkatan Laut (AL). Sayangnya, kedok busuknya itu terbongkar.

Dengan penampilan rapi dengan potongan rambut cepak, Dede berhasil memperdayai seorang wanita di Desa Sampang, Kecamatan Sampang, Cilacap. Ia rela Dede tinggal di rumahnya. Bahkan, mereka sempat berhubungan suami istri tanpa ikatan pernikahan.

Akan tetapi, lambat laun, kedok Dede terungkap. Ternyata Dede hanyalah Marinir gadungan. Ia mengaku sebagai anggota Marinir untuk mengelabui si wanita dan tetangga sekitar.

Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan tetangga atas kehadiran Dede di Desa Sampang, sekitar dua bulan lalu. Ketua RT setempat lantas mengecek biodata tamu dari luar daerah tersebut.

Bukannya memperlihatkan biodata, kepada Pak RT, Dede justru mengaku sebagai Marinir. Kelakuannya pun sebetulnya tak mencerminkan sebagai anggota TNI yang baik. 

Belakangan memang terungkap, ia hanyalah Marinir gadungan. Ia tinggal tanpa izin Ketua RT atau Ketua RW. Ia pun tinggal di rumah seorang wanita tanpa ikatan suami istri.

Melihat tabiatnya, Pak Ketua RT dan warga pun curiga. Mereka melaporkannya ke Kepala Dusun Sampang, Ambar Adriansyah (47), yang selanjutnya berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sampang.

Mereka kemudian berkoordinasi dengan Intelkam Polsek Sampang dan Intel Lanal Cilacap. Aparat gabungan segera menyelidiki laporan warga ini. Penggeledahan pun dilakukan pada Rabu (14/3/2018). Ternyata benar kecurigaan warga, Dede hanya Marinir gadungan.

Dalam penggeledahan itu, tim gabungan juga menyita berbagai atribut Marinir. Antara lain, kaos Marinir, tas ransel doreng, celana doreng, dan berbagai atribut militer lainnya. Ia pun ditangkap.

“Berkat sinergi yang baik antara TNI Polri sehingga Marinir gadungan bisa diamankan dan dimintai pertanggungjawabannya secara hukum,” ucap Kepala Polsek Sampang, AKP Suwoyo, dilansir Liputan6.com.