Minggu, 18 Maret 2018 15:46 WITA

SYL Bakal Terima Sertifikat Pinisi dari Unesco di Bulukumba

Editor: Adil Patawai Anar
SYL Bakal Terima Sertifikat Pinisi dari Unesco di Bulukumba

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) segera menerima sertifikat Pinisi The Art of Boatbuilding sebagai Warisan Budaya Takbenda Unesco dari Menteri Pendidikan dan KKebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi.

SYL menerima penghargaan itu di Kabupaten Bulukumba pada 27 Maret 2018 mendatang di Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, dalam bentuk pesta rakyat yang dipusatkan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bontobahari. Seremoni tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas pengakuan dunia internasional terhadap maha karya kapal Pinisi yang telah diciptakan masyarakat Bulukumba sejak dahulu kala.

Kepastian kedatangan Mendikbud Muhadjir Effendi disampaikan oleh Kasubag Pemberitaan Bagian Humas Pemda Andi Ayatullah. Effendi ke Bulukumba bersama SYL menggunakan helikopter.

“Rencananya, Mendikbud bersama gubernur akan diterima oleh bupati di Bulukumba Selasa siang (27 Maret), lalu bersama rombongan akan berlayar dari pelabuhan Leppe’e menuju Tanjung Bira menggunakan kapal Pinisi,” ungkap Andi Ullah, sapaan akrab Andi Ayatullah.

Setelah beristirahat di Tanjung Bira, malam harinya rombongan menteri dan gubernur menuju PPI Bontobahari tempat pelaksanaan penyerahan Sertifikat berlangsung.

Sesuai agenda, Sertifikat Pinisi (salinan) pengakuan Unesco tersebut akan diserahkan Mendikbud kepada Gubernur Sulsel dan juga penyerahan sertifikat kepada Bupati Bulukumba oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid.

“Esok paginya tanggal 28 Maret, Bapak Menteri bersama rombongan akan menyaksikan secara langsung ritual proses peluncuran perahu ke laut atau yang dikenal dengan tradisi Annyorong Lopi di kawasan pembuatan perahu Tana Beru,” tutup Andi Ullah.

Seperti diketahui pada Desember 2017 yang lalu, Sidang Unesco di Jeju Island Korea Selatan telah menetapkan  usulan Indonesia yaitu PINISI: Seni Pembuatan Perahu di Sulawesi Selatan (PINISI: Art of Boatbuilding in South Sulawesi) ke dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Pada sidang tersebut, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto hadir bersama dengan Wakil Ketua DPRD Andi Zulkarnain Pangki.