Rabu, 14 Maret 2018 20:27 WITA

Kadis Dikbud Turun Tangan, Kasus Guru Aniaya Murid di Sidrap Berakhir Damai

Editor: Abu Asyraf
Kadis Dikbud Turun Tangan, Kasus Guru Aniaya Murid di Sidrap Berakhir Damai
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, Nur Kanaah usai melakukan mediasi penganiayaan guru terhadap murid.

RAKYATKU.COM,SIDRAP - Kasus dugaan penganiayaan murid oleh salah seorang oknum guru perempuan bernama Sahrawati di SD Negeri 1 Tanru Tedong, Kecamatan Duapitue, Sidrap yang sementara berproses di Polres setempat mengundang perhatian sejumlah pihak. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, Nur Kanaah mengaku sangat prihatin dengan permasalahan ini. Dia mengklaim, tindakan tegas yang dilakukan Sahrawati terhadap anak didiknya itu merupakan sebuah upaya pembinaan. 

"Kami yakin, dia (Sahrawati) tidak berniat melukai muridnya itu, melainkan beliau hanya memberikan pembinaan terhadap siswa tersebut setelah mendorong dua orang rekannya hingga terjatuh," papar Nur Kanaah, Rabu sore (14/3/2018).

Disebutkannya, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap saat ini tengah melakukan upaya mediasi antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan tanpa melalui jalur hukum. 

“Kami sudah melakukan mediasi antara guru dan keluarga siswa bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sidrap,” jelas Nur Kanaah. 

Menurutnya, pihak keluarga murid tersebut sudah sepakat berdamai dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. 

"Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi kekerasan terhadap siswa. Dinas Pendidikan akan terus melakukan pengawasan dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah," janji Nur Kanaah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang oknum guru di SD Negeri 1 Tanrutedong, Kecamatan Duapitue, Sidrap, Sahrawati dilaporkan kepada pihak berwajib karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang anak didiknya, Selasa (13/3/2018).