Rabu, 14 Maret 2018 20:01 WITA

Kasi Pidana Umum Kejari Makassar yang Baru Janji Ungkap Kasus Mandek

Penulis: Himawan
Editor: Adil Patawai Anar
Kasi Pidana Umum Kejari Makassar yang Baru Janji Ungkap Kasus Mandek


RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kejari Makassar akhirnya memiliki Kepala Seksi pidana umum yang baru. Ia bernama Ulfadrian Mandalani. Wanita yang merupakan warga asli Bukaka, Bone ini telah dilantik oleh Kepala Kejari Makassar pada Rabu (7/3/2018) lalu. 

Saat ditemui Rakyatku.Com, Rabu (14/3/2018), Ulfa, sapaan akrabnya, mengungkapkan masih memfokuskan dirinya terkait laporan-laporan yang masuk di bagian pidana umum Kejari Makassar. Sambil memperlihatkan setumpukan berkas yang ada di meja kerjanya, ia mengatakan ada banyak perbedaan besar pidana yang masuk di daerah Kendari, Banggai, dan Makassar. 

"Beda sekali. Kalau di Indonesia Timur, Makassar memang yang paling banyak menerima laporan pidana. Kalau di Banggai ada 50 laporan, di Makassar bisa sampai 150 laporan," ujar Ulfa. 

Ulfa mengatakan mayoritas laporan yang diterima pidana umum Kejari Makassar saat ini diisi oleh kasus Narkoba dan curas. Ia pun berjanji akan menyelesaikan kasus - kasus yang belum terselesaikan di Kejari Makassar. 

"Saat ini saya masih fokus mendalami kasus-kasus yang telah masuk. Semoga bisa cepat menyelesaikan kasus yang mandek,"pungkasnya. 

Sebelum menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Makassar, Ulfa menjabat sebagai Kacabjari Banggai, Sulawesi Tengah selama dua tahun. Ia juga lama bertugas di tiga wilayah di Sulawesi Tenggara, termasuk Kacabjari Pagimana sebelum pindah ke Banggai. 

Ulfa Mandalani menggantikan Andi Usama, Kepala Seksi Pidana Umum sebelumnya yang dimutasi ke Kejaksaan Tinggi Sulsel.