Rabu, 14 Maret 2018 15:40 WITA

Genangan Air Dimana-mana, Ini Kata Deng Ical

Editor: Adil Patawai Anar
Genangan Air Dimana-mana, Ini Kata Deng Ical
Deng Ical.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Cuaca ekstrem kembali melanda Kota Makassar. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, angin kencang disertai hujan deras terus mengguyur dan menyebabkan sejumlah titik dan ruas jalan tergenang banjir.

Melalui akun media sosial instagram-nya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, tampak memposting beberapa foto lokasi titik banjir dan pohon tumbang.

Dalam unggahan tersebut, pria yang akrab disapa Deng Ical ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, terkhusus bagi para pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

"Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati. Mengingat potensi hujan semakin tinggi dan juga angin kencang yang saat ini melanda Makassar. Sehingga menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang banjir dan beberapa pohon tumbang," tulis Deng Ical.

Deng Ical mengaku, jika saat ini pemerintah terus melakukan beragam upaya untuk bisa mengatasi banjir yang masih kerap menggenangi beberapa wilayah di Kota Makassar.

"Kami telah menggerakan seluruh tim dan aparat untuk secepat mungkin menangani dampak banjir yang terjadi di Kota Makassar," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar ini.

"Semoga dampak banjir ini tak mengurangi produktivitas dan kenyamanan kita semua dalam beraktivitas," imbuhnya.

Dalam postingan tersebut, Deng Ical juga menyampaikan penghargaanya terhadap seluruh warga dan kelompok masyarakat yang telah berbagi informasi terkait bencana yang diakibatkan oleh fenomena alam ini. Baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Terutama bagi pihak yang telah ikut mengambil peran dan inisiatif untuk mengurangi dampak banjir di Kota Makassar.

"Dalam mengatasi banjir harus di kerjakan secara bersama-sama. Oleh sebab itu, ia berharap partisipasi warga dalam bentuk informasi dan juga aksi peduli lainnya dalam mengatasi banjir yang selama ini menjadi permasalahan di Kota Makassar," tambahnya.