Rabu, 14 Maret 2018 10:41 WITA

Tukang Cabul Meringis, Pukulan Ayah Korban Mendarat di Kepalanya

Editor: Aswad Syam
Tukang Cabul Meringis, Pukulan Ayah Korban Mendarat di Kepalanya
Terdakwa pelecehan seksual, M Sofyan (kiri) memegangi kepalanya usai dipukul oleh ayah korban. Sumber: bangkapos

RAKYATKU.COM, SUNGAILIAT - M Sofyan alias Om Nun (35) meringis. Sebuah pukulan mendarat di kepalanya. 

Terdakwa pencabulan anak itu pun langsung berteriak. "Aduh...aduh...saya dipukul...saya dipukul," ujarnya sambil memegangi kepalanya dengan tangan terborgol.

Dia pun kocar-kacir meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Selasa (13/3/2018) dengan pengawalan petugas dari kejaksaan.
 
Petang itu, sidang baru saja usai, saat Om Nun digelandang ke mobil tahanan untuk kembali ke Lapas Bukitsemut, Sungailiat. Ketika, seorang lelaki berbadan tegap dan berambut gondrong mendekatinya dan melepaskan bogem mentah ke kepalanya.

Ternyata, pria berrambut gondrong itu adalah bapak korban, bocah perempuan usia bawah umur yang diduga telah dicabuli oleh Terdakwa M Sofyan alias Om Nun.

Dilansir dari bangkapos, pria ini marah saat melihat wajah Om Nun, yang dinilai tega mencabuli anaknya. "Biar saja...sudah kepalang malu," kata pria ini terlihat sangat emosi saat diamankan petugas pengadilan dan kejaksaan agar tak mengamuk lagi.

Sekadar diketahui, Muhamad Sofyan alias Om Nun (35), Warga Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Bangka, ditangkap, Minggu (22/10/2017) dinihari lalu. Pria ini disergap anggota Polsek Merawang di sebuah rumah kontrakan di Jakarta Pusat.

Dalam penyidikan, terungkap oleh polisi, ternyata ada dua bocah korban cabul diduga dilakukan oleh Tersangka Muhamad Sofyan alias Om Nun (35).

Kedua korban dipastikan telah memberikan pengakuan yang sama, walau sempat dibantah oleh tersangka di hadapan polisi saat proses penyidikan baru dimulai, Senin (23/10/2017) silam. Kini kasus asusila itu sudah tiga kali kali bergulir di ruang sidang, mulai dakwaan hingga pemeriksaan saksi.