Selasa, 13 Maret 2018 22:19 WITA

Timbangan Berkurang, Warga Biringbulu Gowa Tolak Terima Rastra

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Fathul Khair Akmal
Timbangan Berkurang, Warga Biringbulu Gowa Tolak Terima Rastra

RAKYATKU.COM, GOWA - Sebanyak 510 karung beras sejahtera (rastra) yang menjadi hak warga di Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa ditolak karena timbangannya berkurang. Hal tersebut diketahui setelah pihak Bhabinkamtibmas melakukan penerimaan rastra, Selasa (13/3/2018).

Kasi Humas Polsek Biringbulu Kabupaten Gowa, Aiptu Iswahyudi mengatakan, warga menolak rastra tersebut lantaran tidak sesuai dengan beratnya. 

"Yang mereka terima hanya 8 kg dari berat seharusnya 10 kg. Setelah mereka timbang ulang, jadi warga menolak dan minta dikembalikan ke Bulog," kata Iswahyudi.

Karena kondisi yang tidak sesuai, Binmas setempat menginterogasi para supir dan kuli angkut. "Supir truk bilang tidak tahu apa-apa karena mereka hanya mengantar dari gudang Bulog di Sungguminasa," ujar Iswandi berdasarkan keterangan Binmas.

Parahnya lagi,  dari ratusan karung beras, juga ditemukan karung bekas yang digunakan dengan jahitan baru. 

Dikonfirmasi terpisah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Mappasomba, mengatakan sudah menghubungi pihak Bulog terkait persoalan adanya rastar yang tidak sesuai dengan timbangan sebenarnya. 

"Bulog setelah Rastra disalurkan itu sudah bukan tanggung jawab mereka lagi. Tapi wewenang pihak pengangkut," ujar Mappasomba.

Mappasomba juga mengaku sudah beberapa kali mengingatkan agar berhati-hati untuk urusan rastra. "Di sini angkutannya yang bermasalah. Sudah ada perjanjian pihak Bulog dengan jasa pengangkutan, makanya saya selalu ingatkan hati-hati. Tapi pihak pengangkut mengaku mau menggantikan," lanjut Mappasomba.

Pihak pemerintah desa juga, kata Mappasomba, membenarkan jika ada pengurangan rastra 2 kg setiap karung. Dan kondisi begini menurut Mappasomba rawan terjadi di dataran tinggi Gowa.

Tags