Selasa, 13 Maret 2018 20:39 WITA

Kebakaran di Toa Daeng

Rumahnya Terbakar, Salma: Biar Celana Dalamku Tidak Bisa Diselamatkan

Penulis: Syukur
Editor: Fathul Khair Akmal
Rumahnya Terbakar, Salma: Biar Celana Dalamku Tidak Bisa Diselamatkan
Korban kebakaran di Jalan Toa Daeng, Salma Dg Sulo.

RAKYATKU.COM, MAKASSARRAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melalap rumah di kawasan padat penduduk, di Perumahan Swadaya Mas, Jalan Toa Daeng, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa (13/3/2018) malam.Toa Daeng, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa (13/3/2018) malam.

Dari keterangan Lurah Batua, Jufri bilang, kebakaran itu menghanguskan 12 rumah. "Yang terdata ada 12 rumah yang terbakar dengan jumlah KK 20 dengan 65 jiwa," ungkap Jufri yang ditemui di TKP.Batua, Jufri mengatakan, kebakaran tersebut menghanguskan 12 rumah. "Yang terdata ada 12 rumah yang terbakar dengan jumlah KK 20 dengan 65 jiwa," ungkap Jufri yang ditemui di TKP.

Jufri menyebut, dugaan sementara kebakaran akibat hubungan arus listrik. Sementara korban diarahkan untuk mengungsi ke masjid terdekat. Meski demikian, Jufri dijamin, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.Jufri menyebut, dugaan sementara kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik. Sementara korban diarahkan untuk mengungsi ke masjid terdekat. Meski demikian, Jufri memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

"Diduga karena hubungan arus pendek listrik, infonya kebakaran mulai dari rumah kosan yang berada di belakang. Warga yang menjadi korban saat ini dievakuasi ke masjid. Tidak ada korban jiwa," tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga yang menjadi korban, Salma Dg Sulo menceritakan, saat kejadian, ia sementara berada di dalam rumah. Namun karena api yang cepat membesar, ia tidak bisa menyelamatkan barang-barangnya.

"Saya di dalam rumah, tidak ada yang bisa saya selamatkan, biar celana dalamku," ungkap Salma dg Sulo sambil menangis. dalamku," ungkap Salma dg Sulo sambil menangis. 

Sampai saat ini, warga terlihat masih memadati TKP. Sementara beberapa korban lainnya, berusaha memindahkan barang yang berhasil diselamatkan.