Selasa, 13 Maret 2018 20:33 WITA

Homoseksual Penyumbang Terbesar HIV di Makassar

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Fathul Khair Akmal
Homoseksual Penyumbang Terbesar HIV di Makassar
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah T Azikin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah T Azikin mengungkapkan, penyumbang angka pengidap HIV tertinggi di Kota Makassar, yaitu akibat hubungan seksual laki-laki dengan laki-laki, atau dikenal dengan istilah homoseksual.

Menurut Naisyah, saat ini terjadi pergeseran pola dalam penyebaran virus mematikan itu. Sebab sebelumnya, pengidap penyakit HIV/AIDS banyak didominasi oleh penyalahgunaan pemakaian jarum suntik.

"Faktor penyebab utama penyebaran HIV/AIDS di Kota Makassar adalah hubungan seksual. Nah yang paling tinggi yaitu hungungan seksual antara laki-laki dan laki-laki," kata Naisyah kepada Rakyatku.com, Selasa (13/3/2018).

Setelah homoseksual, lanjutnya, penyebaran HIV juga disebabkan adanya penularan dari ibu ke anak, kemudian kontaminasi dengan cairan penderita. Sementara penyebaran akibat penyalahgunaan jarum suntik, kini menempati urutan terendah.

Faktor penyebab tingginya penderita HIV/AIDS dari kalangan homoseksual, yaitu akibat perilaku gonta-ganti pasangan. Ditambah lagi dengan hubungan seksual lewat anal, yang memungkinkan penularan HIV dari orang yang terinfeksi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hubungan seks pervaginam.

Stigma yang diterima oleh kaum homoseksual, menyebabkan penyakit ini kian sulit diatasi. Karena membuat sebagian dari kelompok ini merasa malu dan enggan mengakses layanan kesehatan.

Akibatnya, terjadi keterlambatan diagnosis dan pemberian pengobatan. Padahal pengobatan dengan obat antiretroviral (ARV) merupakan faktor penting pencegahan penularan.

"Jadi memang kita yang harus mencari dengan cara terjun langsung ke kelompok-kelompok berisiko HIV/AIDS, baik yang ada di lingkungan masyarakat atau yang dideteksi melalui fasilitas kesehatan," pungkasnya.