Selasa, 13 Maret 2018 20:30 WITA

Silaturahmi Pegawai Dinas Koperasi, SYL Ungkap Filosofi Sulapa Appa

Penulis: Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Silaturahmi Pegawai Dinas Koperasi, SYL Ungkap Filosofi Sulapa Appa
SYL berbagi tips sukses di kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel, Selasa (13/3/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Sebulan menjelang akhir masa jabatan, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) aktif bersilaturahmi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Selasa siang (13/3/2018), SYL berkunjung ke kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel. Dia memberikan motivasi kepada seluruh pegawai Diskop dan UMKM.  

"Kerjakan apa yang belum dikerjakan orang. Lakukan lebih baik dari orang lain lakukan. Tiada hari tanpa perubahan. Tiada hari tanpa penyempurnaan. Besok harus terjadi penyempurnaan yang lebih sempurna," kata SYL. 

Pekerjaan dapat dilakukan dengan baik jika disertai kedisiplinan pada aturan. Pekerjaan sebagai pegawai aparatur negara harus membawa rahmat. SYL juga menyampaikan filosofi hidup Bugis-Makassar "Sulapa Appa", yakni beragama yang baik (sifat jujur), memegang adat (pemurah), cerdas (berpengetahuan), dan siri (memiliki harga diri).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Malik Faisal berterima kasih atas motivasi yang diberikan orang nomor satu Sulsel tersebut pada jajarannya. "Ini menambah motivasi kami dalam proses meningkatkan kinerja kami," ucapnya. 

Ia juga menyampaikan laporan kepada gubernur bahwa seluruh rencana program dari dinas yang dipimpinnya selesai 100 persen. 

Pada tahun 2018, Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel dalam menyiapkan anak muda terjun ke dunia usaha membekali mereka dengan skill dan pemahaman yang mendalam tentang kewirausahaan, menggagas semacam sekolah wirausaha muda dengan program Young Entrepreneur School Sulsel (YESS). 

"Kami melakukan pelatihan bagi remaja di bawah 17 tahun dan telah dilakukan selama dua bulan," bebernya.

Dia berharap langkah itu diharapkan mengubah mindset generasi millenial atau generasi muda untuk menjadi enterprenuer atau wirausahawan. 

"Bagaimana agar saat selepas SMA sudah bermindset pengusaha, yang tadinya mau menjadi pegawai, birokrat, PNS, insya Allah setelah SMA mau menjadi enterprenur," ujarnya. 

"Alhamdullilah di akhir tahun 2017 kami dapatkan laporan secara nasional sudah 3,6 persen (pengusaha). Di Sulsel kita sudah berada di enam persen. Dan yang ada di Sulsel itu enam persen, itu ada hampir satu persen masuk kelas dunia karena sudah melakukan kegiatan ekspor dan impor," jelasnya. 

Tags