Selasa, 13 Maret 2018 18:10 WITA

Pasar Laccokkong Terancam Rubuh, Pedagang Curhat Ke DPRD Bone

Penulis: Herman
Editor: Abu Asyraf
Pasar Laccokkong Terancam Rubuh, Pedagang Curhat Ke DPRD Bone
Pedagang Pasar Laccokkong Bone mengadu ke DPRD Bone, Selasa (13/3/2018).

RAKYATKU.COM,BONE - Puluhan pedagang pasar tradisional Laccokong, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang mendatangi DPRD Bone, Selasa (13/3/2018).

Mereka menyampaikan curahat hatinya kepada anggota DPRD Bone tentang kondisi Pasar Lacokkong. Mereka diterima Wakil Ketua DPRD Bone Samsidar Ishak.

Koordinator pedagang, Udin Kamelia mengatakan bangunan Pasar Laccokkong sudah sangat memprihatinkan. 

"Tanah lokasi pasar tersebut itu milik pemerintah. Sementara bangunannya milik swasta. Saat ini sudah mulai runtuh dimakan usia. Olehnya itu kami berharap ada perhatian pemerintah terkait hal ini. Kasihan para pedagang," kata Udin.

Wakil Ketua DPRD Bone Samsidar Ishak berjanji mencari solusi. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab untuk menertibkan pasar-pasar bayangan agar pasar tradisional yang sebelumnya sudah ada, bisa hidup kembali.

"Kami akan komunikasikan dengan Komisi II dan nanti kami tanyakan apakah tanah pasar milik pemerintah atau swasta. Sebenarnya ini salah satu cara meningkatkan PAD, tetapi sekarang dipikir dulu bagaimana memperbaiki pasar supaya bisa ada retribusi," jelas Samsidar.

Samsidar berjanji dalam waktu dekat, akan membawa aspirasi ini ke pusat agar ada bantuan anggaran dari pemerintah untuk renovasi pasar. Sebelum itu, Samsidar akan berupaya agar ada relokasi pedagang dari pasar bayangan ke lokasi yang sudah ditetapkan sebagai pasar tetap oleh pemerintah.