Selasa, 13 Maret 2018 16:00 WITA

Dari dalam Lapas, Napi Kendalikan Peredaran Sabu di Palu

Penulis: M. Qadri
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Dari dalam Lapas, Napi Kendalikan Peredaran Sabu di Palu
Para pelaku diamankan di BNNP Sulteng, Selasa (13/3/2018).

RAKYATKU.COM, PALU - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kota Palu.

Sindikat peredaran tersebut kali ini dikendalikan oleh dua orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Palu atau biasa dikenal dengan Lapas Petobo, yang bekerjasama dengan warga sipil di Palu.

Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Pol Andjar Dewanto mengatakan, penangkapan ini bermula ketika pelaku Deni ditangkap Jalan Gatot Subroto. Saat itu petugas menemukan sabu-sabu seberat 40 gram. 

Setelah diinterogasi, lanjut Andjar, pelaku mengaku juga menyimpan sabu di rumah pelakunya. Saat dilakukan penggeladahan di rumahnya, petugas berhasil menyita 30 gram sabu-sabu dan alat isap (bong).

“Jadi keseluruhan barang bukti yang diamankan ditangan Deni, berjumlah 70 gram sabu-sabu, yang mana dari pengakuannya barang tersebut diarahkan dari Yahya Ang alias Ko Ade, yang merupakan warga binaan Lapas Petobo,” Ungkap Andjar Dewanto saat menggelar konferensi pers di Kantor BNNP Sulteng, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, setelah dilakukan penjemputan terhadap Yahya Ang alias Ko Ade di Lapas Petobo, ia mengaku barang tersebut dibeli dan ditransfer ke rekening warga binaan Lapas Petobo atas nama Handoko.

"Dalam pengungkapan ini, melibatkan dua orang warga binaan Lapas Petobo dan satu warga sipil. Yang mana ketiganya akan dikenakan Pasal 112 ayat 2, Pasal 114 ayat (2) 137 huruf (a) Jo pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun," tukasnya.

Tags