Selasa, 13 Maret 2018 15:37 WITA

Minta Dirlantas Polda Sulsel Dicopot, Demonstran 'Adu Jotos' dengan Polisi

Penulis: Syukur
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Minta Dirlantas Polda Sulsel Dicopot, Demonstran 'Adu Jotos' dengan Polisi
Para demonstran saling dorong dengan polisi di Jalan AP Pettarani, Selasa (13/3/2018). Foto: Syukur

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum menggelar aksi unjuk rasa di Ditlantas Polda Sulsel, Selasa (13/2018).

Dalam aksinya, para demonstran meminta Ditlantas Polda Sulsel untuk mengavaluasi seluruh jajarannya. Bahkan, para massa meminta Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Wijayanto mundur dari jabatannya.

"Copot Dirlantas Polda Sulsel," ungkap pengunjuk rasa saat melakukan aksi di depan kantor Ditlantas Polda Sulsel.

Aksi unjuk rasa tersebut mengakibatkan Jalan AP Pettarani sempat macet. Dalam tuntutannya, para pengunjuk rasa menyikapi dugaan pungli yang terjadi di jajaran Ditlantas Polda sulsel. Hal tersebut dengan adanya proses tilang yang tidak sesuai dengan regulasi.

"Banyak warga yang ditilang tidak sesuai dengan jumlah yang semestinya. Kami mendapat data beberapa warga yang ditilang tidak sesuai dengan regulasi. Sama halnya dengan penbuatan dan perpanjangan SIM ditarik biaya tidak sesuai dengan regulasi yang ada," kata Kordinator Lapangan, M Fajrin Azis.

Minta Dirlantas Polda Sulsel Dicopot, Demonstran 'Adu Jotos' dengan Polisi

Aksi yang sebelumnya berjalan damai berakhir dengan 'kericuhan'. Para pengunjuk rasa yang hendak menahan mobil untuk dijadikan mimbar orasi terlibat saling dorong dengan polisi.

Bahkan, petugas dan para pengunjuk rasa nyaris adu jotos hingga ke pinggir jalan. Sejumlah motor milik para demonstran jatuh saat terjadi aksi saling dorong.